Kamis, 07 November 2019 02:30 WITA

Usai Seks, Lakukan Hal Ini Demi Menjaga Kesehatan

Editor: Adil Patawai Anar
Usai Seks, Lakukan Hal Ini Demi Menjaga Kesehatan

RAKYATKU.COM - Usai seks, mungkin Anda dan pasangan ingin berpelukan lebih lama atau bahkan langsung tidur karena kelelahan. padahal justru usai seks merupakan momen kritis untuk bakteri berkembang bahkan di area kelamin Anda.

Membiasakan selalu bersih usai seks sangat penting untuk menjaga kuman dan infeksi jauh-jauh dari tubuh dan alat kelamin kita. Sehingga, biasakan beberapa hal berikut usai berhubungan seks, seperti dikutip dari Live Strong:

1. Cuci tangan

Bahkan sebelum Anda memulai seks, pastikan kedua tangan Anda bersih. Tentu saja Anda tak ingin menyentuh pasangan Anda dengan tangan kotor ataupun sebaliknya. Usai seks juga lakukan hal yang sama, hal ini disebabkan tangan merupakan magnet bagi bakteri baik sebelum dan selama seks, sehingga bisa berisiko menularkan bakteri ke dan dari area kelamin Anda atau pasangan Anda. Cucilah tangan dengan seksama dan benar.

2. Cuci alat kelamin

Loading...

Selain tangan, mencuci alat kelamin juga harus dilakukan. Terutama bagi pria, baik yang telah disunat maupun tidak, untuk membersihkan secara menyeluruh di bagian kulit kulup dan juga kepala penis. Gunakan air hangat dan sabun yang lembut, jangan lupa bersihkan juga area lainnya. Sementara untuk wanita, disarankan membasuh bagian luar dengan kain lap yang telah dikucek dengan sabun lembut dan air hangat agar mencegah bakteri menyebar. Kemudian basuh vagina menggunakan air hangat, dan jangan lupa keringkan dengan bersih.

3. Hindari penggunaan parfum dan losion

Setelah berhubungan seksual dan menuju tempat tidur kembali, mungkin Anda atau pasangan ingin menambah wewangian misal menggunakan parfum atau losion. Lebih baik hindari dan hanya gunakan sabun lembut dan air hangat. Sabun yang menggunakan parfum atau wewangian yang kuat justru bisa mengiritasi kulit kelamin yang rentan infeksi. Tak perlu juga menggunakan vaginal douche bagi wanita karena bisa merusak keseimbangan pH vagina, dan membawa infeksi menular seksual ke dalam rahim, saluran indung telur, dan juga ovarium.

Tags
Loading...
Loading...