Selasa, 22 Oktober 2019 06:00 WITA

Sarapan dengan Menu Ini Cuma Bikin Lemas

Editor: Nur Hidayat Said
Sarapan dengan Menu Ini Cuma Bikin Lemas
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Sarapan adalah waktu makan penting untuk meningkatkan produktivitas kerja, daya ingat, dan kemampuan berpikir, serta menurunkan risiko kolesterol tinggi, diabetes, dan kegemukan. 

Namun, beberapa orang justru malah loyo usai sarapan. Memang ada beberapa menu makanan yang sebaiknya dihindari saat sarapan.

Kondisi badan lemas setelah sarapan sering dikaitkan dengan konsumsi makanan tertentu yang menyebabkan kenaikan kadar gula darah secara cepat, tetapi dalam waktu singkat kembali menurun. 

Biasanya, hal itu disebabkan konsumsi makanan yang mengandung gula dan karbohidrat tinggi. Dalam bahasa medis, kondisi ini disebut postprandial somnolence atau food coma, yaitu kondisi yang membuat seseorang merasa mengantuk dan lemas setelah makan.

Berikut beberapa jenis makanan yang harus dihindari:

Sereal tinggi gula dan rendah serat
Sereal yang tinggi karbohidrat atau gula dan rendah serat bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat secara tiba-tiba, lalu turun dengan cepat. Ini bisa membuat Anda merasa lemas dan mengalami penurunan gairah di pagi hari. 

Untuk sarapan, para ahli gizi merekomendasikan sereal yang mengandung setidaknya 3 gram serat per porsi. Anda juga dapat lebih meningkatkan asupan serat dengan menambahkan buah beri, biji gandum, biji rami, atau irisan kacang almon. 

Makanan tepung olahan
Sebagian besar wafel, panekuk, roti, dan roti lapis yang mengandung karbohidrat sederhana bisa bikin kenyang dalam sekejap atau fokus untuk sementara waktu. Namun tak lama setelah itu, Anda justru akan merasa lemas.

Loading...

Selain itu, kebiasaan sarapan gorengan, lontong sayur, bubur ayam, atau apa pun yang menggunakan karbohidrat sederhana akan menyebabkan terlalu banyak gula di dalam darah. Kondisi tersebut akan mengurangi aliran darah dan asupan oksigen ke otak untuk proses berpikir dan tetap fokus. 

Smoothie atau jus kemasan
Smoothie ataupun jus kemasan sekarang bisa dengan mudah diperoleh di swalayan. Meski mengandung buah dan/atau sayur, tetapi sebagian besar kandungannya justru terdiri dari gula dan sirop jagung dengan fruktosa yang tinggi.

Mengonsumsi minuman ini untuk mengawali hari Anda dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan tekanan darah tinggi. Lebih baik, buat sendiri smoothie di rumah agar Anda dapat memastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan memang buah dan sayur segar asli dan rendah gula.

Kopi dengan tambahan pemanis
Bagi orang merasa tak terlalu lapar pada pagi hari, secangkir kopi kerap dianggap sebagai sarapan. Selain itu, banyak orang senang menambahkan gula untuk mengurangi cita rasa alami kopi yang pahit, susu, bahkan menambahkan hal yang kurang biasa seperti cream cheese. Hal itu justru akan menambah karbohidrat atau gula dalam jumlah besar pada kopi. 

Kandungan kafein dalam kopi memang dapat memberikan hentakan energi yang membuat Anda terjaga dan bergairah, tetapi hal tersebut tak akan berlangsung lama. Justru setelah kafein diserap dengan sempurna, tubuh akan merasa lemas dan kembali mengantuk.

Kalau tak mau lemas usai sarapan, jauhi makanan dan minuman yang disebutkan di atas. Sarapan akan jauh lebih bermanfaat ketika makanan dan minuman yang dikonsumsi tinggi serat, protein, dan zat vitamin lainnya.

Sumber: Klikdokter

Loading...
Loading...