Selasa, 15 Oktober 2019 16:59 WITA

Foto Menakjubkan: Bayi ini Dilahirkan Bersama Kantung Ketubannya

Editor: Suriawati
Foto Menakjubkan: Bayi ini Dilahirkan Bersama Kantung Ketubannya
Foto: AsiaWire

RAKYATKU.COM, CHINA - Seorang bayi yang baru lahir membuat kagum para dokter karena mengambang dengan tenang di kantung ketubannya, saat dilahirkan melalui operasi caesar.

Menurut laporan, dia tidak bernapas sendiri selama dua menit, sampai petugas medis mengiris kantong pelindungnya dan mengeluarkannya.

Bayi itu telah dijuluki 'Bubble Boy'. Beratnya 2,5 kg, dan sehat. Ia dilahirkan pada usia 36 minggu pada 16 Juli lalu, di Fujian Maternity and Child Health Care Hospital, di Fuzhou, China Timur.

"Bayi baru lahir biasanya menangis tidak lama setelah lahir karena sistem pernapasan mereka diperkenalkan ke lingkungan baru," kata dokter.

"Tetapi ketika anak lelaki ini lahir, masih dalam kantung ketuban, seolah-olah dia masih berada di dalam rahim ibunya."

"Baru setelah dokter membuka membran dan membersihkan cairan ketuban dari sistem pernapasannya, dia mulai menangis - dua menit lebih lambat dari bayi normal."

Foto Menakjubkan: Bayi ini Dilahirkan Bersama Kantung KetubannyaDokter terpaksa melakukan operasi prematur darurat pada bayi itu. Dan memang mereka memutuskan untuk mengeluarkannya dari rahim ibunya bersama kantung ketuban, yang disebut dengan kelahiran el caul.

Itu dilakukan karena bayi itu berada dalam posisi sungsang (kaki di bawah), dan ibunya telah mengeluh sakit perut dan perdarahan. 

Loading...

Ia juga memiliki kondisi yang dikenal sebagai penyisipan tali pusar, suatu kondisi di mana tali pusat tidak melekat di tengah plasenta. Itu berpotensi menyebabkan komplikasi termasuk pecahnya pembuluh darah tali pusat.

Foto Menakjubkan: Bayi ini Dilahirkan Bersama Kantung Ketubannya"Kami memilih prosedur ini karena bayi prematur lebih lemah daripada bayi cukup bulan."

"Karena kelahiran prematur adalah salah satu alasan utama kematian bayi, kelahiran en caul memungkinkan bayi yang baru lahir dilahirkan di dalam membran pelindung yang sama."

"Ini mengurangi kehilangan kelembaban pada kulit, menghindari kehilangan suhu yang cepat setelah kelahiran prematur, dan mengurangi risiko bayi dilukai selama operasi Cesar."

"Bahkan jika persalinan en caul tidak berhasil, bayinya kemudian dapat dilahirkan melalui operasi caesar tradisional."

Ibunya, yang berusia 36 tahun, mengandung anak itu melalui perawatan IVF.

Menurut laporan, bayi itu adalah anak pertama yang dilahirkan el caul di kota Fuzhou. Dalam tiga bulan berikutnya, rumah sakit yang sama akan melahirkan 10 anak lain menggunakan prosedur serupa.

Loading...
Loading...