Senin, 07 Oktober 2019 02:00 WITA

Tujuh Kesalahan yang Sering Diulang Wanita Saat Bercinta

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Tujuh Kesalahan yang Sering Diulang Wanita Saat Bercinta
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Seks selama ini dikenal sebagai aktivitas fisik yang memberikan kenikmatan saja. Puncak dari seks adalah orgasme yang berujung pada ejakulasi pada pria. 

Selebihnya, seks hanya kita anggap sebagai aktivitas wajib untuk mendapatkan momongan yang selama ini diidamkan.

Selain untuk kepuasan dan juga mendapatkan keturunan, seks sejatinya dilakukan untuk menguatkan hubungan suami istri. 

Namun tidak setiap pasangan bisa melakukan seks dengan sempurna. Bahkan, seks sering sekali membuat pasangan jadi kecewa karena banyaknya kesalahan yang dilakukan baik oleh pria atau wanita.

Khusus wanita, meski mereka lebih pasif saat seks, ada kalanya kesalahan justru sering dilakukan karena tidak merasa melakukannya. Akibat kondisi ini seks yang dilakukan oleh pasangan jadi salah kaprah.

Dilansir Doktersehat, berikut beberapa kesalahan seks yang dilakukan oleh pasangan agar kita semua tidak melakukannya.

1. Wanita Menganggap Pria Siap Bercinta Kapan Saja

Kesalahan pertama dari wanita yang sering dilakukan adalah selalu menganggap pria siap dengan seks setiap saat. Ada kalanya pria tidak siap secara seksual dan mereka jadi malas untuk melakukan penetrasi. Pria bisa mengalami penurunan libido karena mereka capai sehingga energi untuk bercinta seperti tidak ada sama sekali.

Pada kondisi yang capai pria kadang susah sekali mendapatkan ereksi yang sempurna. Bahkan, mereka jadi susah melakukan seks karena kemampuan mempertahankan ereksi akan menurun cukup drastis. Wanita harus paham dengan kondisi ini sehingga permasalahan seks bisa dihindari.

2. Wanita Cenderung Diam dan Tidak Memberi Arahan

Ada dua hal yang membuat pria jadi tidak bisa memuaskan pasangannya atau hanya puas sendiri saja. Pertama karena pria hanya memikirkan dirinya sendiri. Bagi mereka asal sudah mendapatkan orgasme, wanita juga akan mendapatkannya,. Padahal tidak demikian, jarang sekali pria dan wanita mendapatkan kepuasan secara bersamaan.

Alasan kedua kenapa wanita tidak bisa memberikan kenikmatan pada pasangannya adalah mereka tidak diberi arahan. Dalam seks, wanita sudah seharusnya memberikan arahan tentang apa saja yang harus dilakukan agar mendapatkan kenikmatan yang sempurna. Kalau wanita diam saja, kenikmatan akan susah sekali didapatkan.

3. Seks Dianggap Selesai Setelah Pria Orgasme

Seks selesai kalau pasangan sama-sama mendapatkan klimaks. Sayangnya wanita sendiri sering berpikir kalau seks selesai kalau pria sudah mendapatkan orgasme. Padahal tidak demikian, seks tetap bisa berjalan kalau misal wanita belum mendapatkan kepuasan saat pasangan sudah mendapatkannya.

Oleh karena itulah wanita disarankan untuk lebih mendekatkan diri dengan pasangan. Komunikasi saat seks harus dilakukan dengan maksimal sehingga pasangan bisa berusaha sejak awal agar orgasme bisa didapatkan dalam waktu yang berdekatan dan tidak hanya satu pihak saja.

Loading...

4. Tidak Memberikan Respons Terhadap Rangsangan

Wanita cenderung pasif dan tidak mau merespons apa yang pria lakukan. Kondisi ini membuat mereka jadi tidak bisa mendapatkan seks dengan maksimal. Kalau pria memberikan rangsangan, wanita harus meresponsnya dengan baik. Toh menjadi aktif tidak akan membuat pria membencinya, justru menyukainya.

Saling merespons satu dengan yang lain akan membuat pria jadi mudah memberikan rangsangan lebih maksimal. Wanita juga jadi berani mengambil alih apa yang harus dilakukan misal meminta posisi seks woman on top alih-alih dia, menerima penetrasi sambil tidur.

5. Sering Berpura-pura Orgasme

Wanita tidak perlu pura-pura mendapatkan orgasme kalau memang tidak mendapatkannya. Lebih baik meminta pasangan melakukan sesuatu yang bisa membuatnya orgasme atau minimal mendapatkan kenikmatan yang cukup besar selama seks berjalan.

Katakan baik-baik pada pasangan kalau memang belum puas. Jangan hanya berpura-pura saja karena bisa membuat gairah seksual Anda menurun perlahan-lahan. Wanita juga berhak mendapatkan orgasme meski saat seks mereka jarang mendapatkannya.

Bicaralah dengan pasangan terkait dengan masalah ini. Jangan hanya diam saja karena bisa menyebabkan masalah baru. Bantu pasangan untuk membuat Anda jadi orgasme atau katakan fantasi seks yang Anda miliki agar bisa dilakukan bersama-sama.

6. Terlalu Banyak Berpikir Saat Bercinta

Salah satu kunci mendapatkan seks yang sempurna adalah relaks saat melakukannya. Kalau terlalu banyak pikiran saat melakukannya, seks bisa mengalami banyak sekali gangguan. Gangguan dalam seks bisa menyebabkan banyak masalah seperti kehilangan nafsu untuk melakukan hubungan badan. Kalau sampai nafsu itu hilang, seks seperti tidak ada maknanya sama sekali.

Wanita sering sekali memikirkan banyak hal saat akan melakukan seks. Mereka merasa kalau tubuhnya tidak sempurna saat melakukan seks. Dengan tubuh yang tidak sempurna ini pasangan akan kecewa. Hal-hal terkait dengan body image ini kerap membuat wanita kepikiran sampai takut saat akan melakukan seks dengan pasangannya.

7. Merasa Terburu-buru

Jangan terburu-buru dalam melakukan seks. Lakukan seks dengan relaks dan perlahan-lahan. Sebagian besar wanita kerap melakukan seks dengan terburu-buru. Hal ini dilakukan karena seks dianggap sangat mengganggu atau membuat wanita jadi risih. Kalau sampai hal ini terjadi, seks akan sulit dijalani dan memicu rasa bosan.

Kalau Anda merasa sering buru-buru saat akan melakukan seks, ada baiknya untuk segera memperbaiki hal itu. Nikmati setiap momen bercinta dengan pasangan tanpa perlu memikirkan banyak hal. Kalau memang terjadi masalah yang tidak bisa diselesaikan sendiri, bicarakan dahulu dengan pasangan agar mendapatkan penyelesaian yang sempurna.

 

Tags
Loading...
Loading...