Sabtu, 28 September 2019 09:34 WITA

Rabun Dekat: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pencegahannya

Editor: Suriawati
Rabun Dekat: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pencegahannya
INT

RAKYATKU.COM - Rabun dekat atau hiperopia adalah masalah penglihatan yang membuat penderitannya dapat melihat objek yang jauh dengan jelas, tetapi yang dekat buram.

Penyebab

Kornea dan lensa adalah dua bagian mata yang bekerja bersama untuk menekuk atau membiaskan cahaya yang masuk. 

Kornea adalah permukaan depan mata yang jelas dan lensa adalah struktur di dalam mata yang dapat mengubah bentuknya (dengan bantuan otot yang melekat padanya) untuk fokus pada objek.

Kornea dan lensa fokus pada cahaya yang memasuki retina, sehingga memungkinkan Anda untuk melihat gambar dengan fokus sempurna.

Tetapi, jika bentuk kornea itu rata atau jika bola mata Anda lebih pendek dari biasanya, mata Anda tidak bisa fokus dengan benar pada objek.

Ini berarti bahwa kornea Anda tidak dapat memantulkan cahaya dengan benar, sehingga titik fokus berada di belakang retina, yang membuat objek yang lebih dekat buram.

Gejala

Loading...
  • Sakit kepala
  • Pandangan yang kabur
  • Ketegangan pada mata
  • Kelelahan
  • Menyipitkan mata untuk melihat dengan jelas
  • Sensasi terbakar atau pegal di sekitar atau di mata.

Kapan harus menemui dokter?
Jika Anda tidak dapat melihat dengan jelas dan kualitas penglihatan Anda berkurang, berkonsultasilah dengan dokter spesialis mata.

American Academy of Ophthalmology merekomendasikan ujian mata reguler untuk anak-anak dan orang dewasa.

Anak-anak dan remaja
Setelah memasuki usia 6 bulan, bayi harus melakukan pemeriksaan mata pertama mereka. Setelah itu, mereka harus menjalani pemeriksaan mata komprehensif pada usia 3 tahun. Juga, anak-anak harus diskrining setiap dua tahun selama sekolah.

Orang dewasa
Jika Anda berisiko lebih tinggi terhadap penyakit mata seperti glaukoma, lakukan pemeriksaan mata mulai dari usia 40 tahun, dan lakukan setiap 2-4 tahun antara usia 40 hingga 54 tahun. Dan, setiap 1-3 tahun antara usia 55 hingga 64, dan setiap 1-2 tahun saat Anda berusia 65 tahun.

Diagnosis
Pemeriksaan mata dasar akan dilakukan. Tergantung pada hasilnya, dokter mungkin akan memberikan obat tetes pada mata Anda untuk membuat pupil Anda melebar.

Pencegahan

  • Lakukan pemeriksaan mata rutin atau tahunan.
  • Kurangi ketegangan mata Anda dengan mengalihkan pandangan dari komputer setiap 20 menit selama 20 detik
  • Gunakan pencahayaan yang baik saat membaca buku.
  • Hindari merokok karena dapat mempengaruhi kesehatan mata Anda.
  • Pakailah kacamata hitam saat di luar ruangan untuk melindungi mata dari radiasi UV.
  • Makan makanan yang meningkatkan kesehatan mata
Loading...
Loading...