Sabtu, 21 September 2019 14:24 WITA

Hari Alzheimer Sedunia: Mengenal Alzheimer dan Dimensia

Editor: Suriawati
Hari Alzheimer Sedunia: Mengenal Alzheimer dan Dimensia
INT

RAKYATKU.COM - Tanggal 21 September diperingati sebagai Hari Alzheimer Sedunia, untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit ini dan juga dimensia.

Peringatan ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 1994 untuk memperingati 10 tahun berdirinya Alzheimer Disease International (ADI), sebuah organisasi yang fokus pada penyakit Alzheimer.

Apa itu Alzheimer?
Alzheimer adalah penyakit progresif otak yang perlahan-lahan menyebabkan penurunan fungsi memori dan kognitif. Penyebab pastinya tidak diketahui, karena itulah tidak belum ada penanganan khusus yang terbukti efekti untuk menyembuhkannya.

Pada penyakit Alzheimer, gejala awalnya adalah:

  • Kurangnya inisiatif
  • Kurangnya minat dalam pekerjaan
  • Mengabaikan tugas rutin

Kemudian, penderitanya secara bertahap mulai menjadi pelupa dalam mengingat nama seseorang dan kesulitan dalam mengingat peristiwa sehari-hari.

Kadang-kadang, pasien juga mungkin akan mengajukan pertanyaan yang sama berulang kali.

Selanjutnya, penderita Alzheimer akan semakin kesulitan dalam melakukan berbagai hal, seperti:

Loading...
  • Membuat keputusan
  • Melakukan tugas-tugas yang memerlukan beberapa langkah
  • Pemecahan masalah

Dia juga akan mengalami perubahan kepribadian dan suasana hati, lebih sering depresi, sulit tidur, paranoid, dan mungkin tersesat di jalan yang biasa dilewati.

Pada tahap lanjut, pasien menjadi tergantung untuk kegiatan sehari-hari dan akhirnya menjadi terikat di tempat tidur.

Apa itu dimensia?
Demensia adalah suatu sindrom dan menyebabkan hilangnya beberapa kemampuan intelektual otak, bersamaan dengan hilangnya ingatan.

Demensia dapat terjadi karena beberapa kondisi, dan yang paling umum adalah penyakit Alzheimer (50-70%). Jenis demensia lainnya adalah, demensia multiinfark, demensia Fronto-temporal, penyakit Parkinson, dll.

Demensia, pada dasarnya adalah istilah yang diterapkan pada sekelompok gejala, yang berdampak negatif pada memori.

Loading...
Loading...