Senin, 02 September 2019 16:35 WITA

Udara Dalam Ruangan Bisa Lebih Buruk Daripada Yang di Luar

Editor: Suriawati
Udara Dalam Ruangan Bisa Lebih Buruk Daripada Yang di Luar
INT

RAKYATKU.COM - Ketika membahas polusi udara, orang-orang biasanya memikirkan knalpot mobil atau kabut asap di atas kota, atau sesuatu yang berbahaya di luar ruangan.

Namun, tahukah Anda bahwa kualitas udara dalam ruangan lebih memengaruhi kesehatan Anda?

Kualitas udara yang buruk dapat memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang pada tubuh. Jadi sangat penting untuk memperhatikan udara dalam ruangan, karena kita umumnya menghabiskan sebagian besar waktu di dalam ruangan.

Badan Perlindungan Lingkungan AS melaporkan bahwa udara di dalam ruangan, dua hingga lima kali lipat lebih kotor dari polusi udara luar.

Itu karena polusi luar bisa masuk ke dalam rumah. Ditambah lagi ada banyak bahan kimia, yang dikenal sebagai VOC di dalam ruangan, yang dapat membahayakan orang dalam rumah.

VOC adalah senyawa organik yang mudah menguap, seperti formaldehyde dan benzene. Bahan kimia ini dilepaskan ke udara dari produk-produk seperti karpet, cat, dan bahan pembersih.

Beberapa produk dapat mengeluarkan VOC selama bertahun-tahun setelah Anda pertama kali membeli produk tersebut, dan Anda mungkin tidak dapat mencium baunya. 

loading...

Implikasi kesehatan VOC
VOC dapat menyebabkan gejala jangka pendek seperti flu, iritasi hidung dan mata. Tapi ini dapat memiliki efek serius dari waktu ke waktu.

Bagi orang-orang yang menghabiskan banyak waktu di dalam, seperti anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua, VOC bisa sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan hati, dan juga kanker. 

Lindungi orang-orang tercinta Anda dari VOC
Salah satu cara untuk mengendalikan polutan udara berbahaya seperti VOC di rumah Anda adalah dengan memantau kualitas udara dalam ruangan Anda.

Juga, jaga kebersihan lingkungan Anda. Hindari membakar obat nyamuk di kamar untuk menghindari asap.

Selain itu pasang ventilasi atau cerobong asap untuk menghilangkan asap yang dihasilkan karena memasak.

Akan ada baiknya juga jika Anda mengganti karpet untuk mengurangi kemungkinan alergen dan polutan debu terjebak di dalamnya.

Loading...
Loading...