Sabtu, 29 Juni 2019 09:30 WITA

Gusi Bengkak: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya

Editor: Suriawati
Gusi Bengkak: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya
INT

RAKYATKU.COM - Selain sakit gigi, penyakit mulut lainnya yang bisa sangat menyiksa adalah gusi bengkak. Kondisi ini ditandai dengan tonjolan gusi yang tampak merah dan menyakitkan.

Penyebab
Berikut beberapa penyebab di balik gusi bengkak:

Radang gusi: Radang gusi paling sering terjadi akibat kebersihan yang buruk, yang memungkinkan penumpukan plak pada garis gusi dan gigi. Malnutrisi Kekurangan vitamin B12 dan vitamin C juga dapat menyebabkan gusi bengkak.

Kehamilan: Selama kehamilan, gusi bengkak adalah kondisi yang cukup, karena kadar hormon meningkat dalam tubuh, yang meningkatkan aliran darah di gusi Anda. Ini akan menyebabkan iritasi pada gusi, dan memicu pembengkakan.

Perubahan hormon juga dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk melawan bakteri yang menyebabkan infeksi gusi, sehingga meningkatkan kemungkinan mengembangkan radang gusi.

Infeksi: Infeksi yang disebabkan oleh virus dan jamur juga menyebabkan pembengkakan pada gusi. Herpes dan sariawan adalah infeksi yang juga menyebabkan gusi bengkak.

Gejala gusi bengkak

  • Pendarahan gusi
  • Rasa sakit di gusi
  • Bau mulut
  • Gusi merah dan bengkak

Perawatan gusi bengkak

Konsultasikan dengan dokter gigi, jika gusi Anda membengkak selama lebih dari 2 minggu. Tergantung pada penyebab gusi bengkak Anda, dokter gigi Anda mungkin meresepkan obat kumur oral yang membantu mencegah radang gusi dan mengurangi plak.

Obat alami
Anda juga bisa mencoba obat rumahan untuk meredakan gejala gusi bengkak. Berikut di antaranya:

1. Air garam
Menurut sebuah penelitian, air garam dapat membantu meredakan radang gusi dan memulai proses penyembuhan.

Loading...

Garam memiliki sifat antibakteri dan anti-jamur yang mencegah pertumbuhan bakteri di mulut dan membantu mengurangi bakteri di gusi, yang menyebabkan pembengkakan.

Caranya: Campurkan 1 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Berkumurlah selama 30 detik, dan lakukan 2 hingga 3 kali sehari.

2. Kunyit
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam National Journal of Maxillofacial Surgery, kunyit dapat mencegah perkembangan plak dan radang gusi.

Kunyit mengandung senyawa yang disebut curcumin, yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

Caranya: Sikat gigi Anda, dan oleskan kunyit ke gusi setelahnya. Biarkan selama sekitar 10 menit lalu berkumur dengan air.

3. Lidah buaya
Menurut sebuah studi dalam Journal of Clinical and Experimental Dentistry, lidah buaya dapat mengobati gusi bengkak.

Caranya: Oleskan lidah buaya ke gusi yang bengkak, lalu berkumur dengan air. Lakukan ini dua kali sehari.

4. Kompres air dingin dan hangat
Kompres air dingin dan hangat bisa menghilangkan rasa sakit dan bengkak di gusi.

Caranya: Rendam waslap dengan air hangat, peras air berlebih dan letakkan di wajah Anda, di dekat area gusi yang bengkak.

Untuk air dingin, bungkus kantong es dalam waslap dan oleskan dengan cara yang sama seperti yang dijelaskan di atas.

Loading...
Loading...