Kamis, 13 Juni 2019 13:38 WITA

53 Anak Meninggal Karena Penyakit Otak Akibat Racun Buah Leci

Editor: Suriawati
53 Anak Meninggal Karena Penyakit Otak Akibat Racun Buah Leci
INT

RAKYATKU.COM - Sebanyak 53 anak meninggal di India utara dalam 10 hari terakhir, akibat penyakit otak yang diyakini terkait dengan zat beracun dari buah leci.

Kematian itu dilaporkan dari dua rumah sakit di distrik Muzaffarpur, negara bagian Bihar, yang terkenal dengan kebun leci yang subur.

Semua anak-anak menunjukkan gejala Sindrom Ensefalitis Akut (AES). Sebagian besar dari mereka mendadak kehilangan glukosa dalam darah mereka.

"Departemen kesehatan telah mengeluarkan penasehat bagi orang-orang untuk merawat anak-anak mereka selama musim panas ketika suhu siang hari di atas 40 derajat Celcius," kata pejabat kesehatan senior Ashok Kumar Singh.

Menurut laporan, ada 40 anak lainnya yang mengeluhkan gejala yang sama, dan sedang dirawat di unit perawatan intensif.

"Kami mencoba yang terbaik untuk menyelamatkan mereka," kata SP Singh, kepala petugas medis dari Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Medis Sri Krishna.

Loading...

Wabah penyakit ini telah terjadi setiap tahun selama musim panas di Muzaffarpur dan distrik tetangga sejak 1995, biasanya bertepatan dengan musim leci.

Penyakit AES dikenal secara lokal sebagai Chamki Bukhar, dan mengklaim puluhan nyawa hampir setiap tahun.

Pada tahun 2015, peneliti AS mengatakan penyakit otak bisa dikaitkan dengan zat beracun yang ditemukan dalam buah leci.

Mereka juga mengatakan lebih banyak penelitian diperlukan untuk mengungkap penyebab penyakit itu.

Tags
Loading...
Loading...