Rabu, 12 Juni 2019 17:34 WITA

Dikira Sembelit, 9 Minggu Kemudian Balita ini Meninggal Karena Tumor Otak

Editor: Suriawati
Dikira Sembelit, 9 Minggu Kemudian Balita ini Meninggal Karena Tumor Otak
Logan Allebon

RAKYATKU.COM - Salah diganosis bisa menyebabkan seseorang kehilangan nyawa.

Seperti kasus Logan Allebon, seorang bocah lelaki berusia empat tahun dari Inggris. Dia meninggal karena kanker otak hanya beberapa minggu setelah dokter mengira ia hanya mengalami sembelit ringan.

Orang tuanya, Nik dan Helen Allebon menceritakan bagaimana putra mereka sering mengeluh sakit kepala.

Mereka membawa Logan ke dokter dan dia didiagnosis menderita sembelit.

Namun Nik mencoba mencari tahu gejala putranya di Google dan pencariannya menghasilkan sesuatu yang lebih menyeramkan daripada sekadar sembelit, yaitu tumor otak.

Setelah itu, Logan kembali diperiksa oleh dokter, dan saat itulah mereka benar-benar menemukan tumor otak.

Tiga hari kemudian, mereka melakukan operasi darurat untuk mengangkat tumor itu.

Massa itu didiagnosis sebagai Medulloblastoma, tumor yang biasanya mempengaruhi otak kecil dan dapat menyebar ke seluruh otak dan/atau sumsum tulang belakang.

Loading...

Meskipun operasi itu berhasil, Logan mengalami serangkaian komplikasi, termasuk meningitis dan norovirus, serta dosis maksimum radioterapi.

Kabar buruknya, hasil pemindaian tiga minggu kemudian menunjukkan bahwa kankernya telah kembali dan kali ini telah menyebar.

Orang tuanya pun dihadapkan pada keputusan yang mustahil. Putra mereka pasti akan mati tanpa perawatan radioterapi lanjutan, namun dengan itu, ia hanya akan hidup selama sebulan lebih.

Mereka pun memutuskan untuk membawa putra mereka pulang, sehingga ia bisa mati dengan tenang.

Logan dipulangkan dari rumah sakit pada 26 September. Dokter mengatakan dia tidak akan bertahan selama seminggu. Tapi dia bertahan hidup hingga 20 hari, dan meninggal pada 14 Oktober.

Itu hanya sembilan minggu setelah dia diagnosis dengan benar.

Tags
Loading...
Loading...