Senin, 10 Juni 2019 17:30 WITA

Ereksi Terus Menerus Pasca Jatuh dari Motor, Dokter: Sembuh dalam 12 Bulan 

Editor: Abu Asyraf
Ereksi Terus Menerus Pasca Jatuh dari Motor, Dokter: Sembuh dalam 12 Bulan 
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Banyak pria yang sengsara gara-gara tak bisa ereksi. Laki-laki yang satu ini justru menderita karena alat kelaminnya tak kunjung kendor.

Kondisi ini dialami pria 35 tahun itu pasca jatuh dari motor pedalnya. Alat kelaminnya ereksi berhari-hari sebelum dia memutuskan memeriksakannya ke dokter pada hari kesembilan.

Hasil pemeriksaan ultrasound dan pemindaian CT menemukan adanya kerusakan arteri kavernosa pada si pria. Kerusakan itu menyebabkan adanya penumpukan darah yang masih kaya oksigen pada penisnya.

Biasanya, priapisme aliran tinggi bisa menghilang sendiri atau dengan bantuan penanganan sederhana, seperti dikompres dengan kantong es. 

Tapi pada kasus si pria ini, para dokter memutuskan melakukan penanganan khusus demi mencegah gangguan ereksi pada si pria.

Aliran darah ke penis si pria dibatasi dengan menggunakan sebuah kateter. Kateter itu berfungsi untuk memasukkan sebuah gel dan alat bernama microcoil ke dalam penis si pria. Ia lalu dibolehkan pulang. Dan dalam waktu satu tahun, kondisinya kembali normal.

"Berdasarkan laporan dirinya, fungsi ereksinya perlahan-lahan membaik dalam kurun waktu 12 bulan," tulis para dokter.

Loading...

"Pemeriksaan jangka panjang menunjukkan bahwa fungsi ereksi (pria itu) telah kembali ke kondisi normal 12 bulan setelah (dia) mengalami cedera," imbuh mereka.

Kejadian ini dilaporkan para dokter ke dalam jurnal Case Reports in Urology. Pria itu dilaporkan mengalami benturan di perineum atau bagian antara lubang dubur dan bagian alat kelamin saat terjatuh.

Pria itu hanya mengalami memar dan tidak mengalami cedera lainnya. Tapi, ia mulai mengalami ereksi terus-menerus selama beberapa hari, sampai akhirnya ia mengunjungi dokter pada hari kesembilan.

"Saat pemeriksaan, kami menemukan adanya ereksi tingkat empat dengan bagian dasar dan poros (penis) yang kaku," tulis para dokter dalam laporannya yang dilansir IFL Science.

Mereka menjelaskan bahwa tingkat empat dalam Nilai Kekerasan Ereksi (Erection Hardness Score) adalah ereksi terkeras. Pada skala itu, penis menjadi benar-benar keras dan sangat kaku.

Pria itu tidak mengalami rasa sakit akibat ereksinya. Tapi, ia mengeluhkan rasa tidak nyaman ringan saat berjalan.

Loading...
Loading...