Kamis, 30 Mei 2019 13:24 WITA

WHO Klasifikasikan 'Kelelahan' Sebagai Kondisi Medis

Editor: Suriawati
WHO Klasifikasikan 'Kelelahan' Sebagai Kondisi Medis

RAKYATKU.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk pertama kalinya mengakui "burn-out" atau kelelahan dalam Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD).

ICD secara luas digunakan sebagai tolok ukur untuk diagnosis dan asuransi kesehatan.

Keputusan itu dicapai selama Majelis Organisasi Kesehatan Dunia di Jenewa, yang berakhir pada hari Selasa.

Dalam pembaruan terbaru dari katalog penyakit dan cidera di seluruh dunia, WHO mendefinisikan burn-out sebagai "sebuah sindrom yang dikonsepkan sebagai akibat dari stres kronis di tempat kerja yang belum berhasil dikelola."

Loading...

WHO mengatakan sindrom itu ditandai oleh tiga gejala yaitu: 
1. Perasaan kelelahan energi. 
2. Meningkatnya jarak mental dari pekerjaan seseorang, atau perasaan negativisme atau sinisme yang terkait dengan pekerjaan seseorang.
3. Mengurangi kinerja profesional. 

"Burn-out merujuk secara khusus pada fenomena dalam konteks pekerjaan dan tidak boleh diterapkan untuk menggambarkan pengalaman di bidang kehidupan lain," demikian kata WHO.

Loading...
Loading...