Sabtu, 04 Mei 2019 10:14 WITA

Pria Berusia 28 Tahun Alami Stroke Setelah Meretakkan Lehernya

Editor: Suriawati
Pria Berusia 28 Tahun Alami Stroke Setelah Meretakkan Lehernya
INT

RAKYATKU.COM - Baru-baru ini kami melaporkan tentang seorang wanita yang mengalami stroke setelah tak sengaja meretakkan lehernya.

Sekarang, kasus serupa dialami oleh seorang pria berusia 28 tahun bernama Josh Hader. Dengan dua kejadian ini, Anda mungkin harus berpikir dua kali sebelum melakukan hal yang sama.

Menurut Hader, lehernya sakit sehingga dia mencoba meregangkannya. Tapi dia melakukannya terlalu keras, dan seketika merasa bagian kiri seluruh tubuhnya mati rasa.

Ketika dia mencoba berjalan ke dapur untuk mendapatkan kompres es, dia tidak bisa berjalan lurus dan mulai membelok ke kiri di sudut 45 derajat.

Dia kemudian pergi ke rumah sakit, dan terungkap bahwa dia menderita stroke.

Vance McCollom, dokter yang merawat Hader di Mercy Hospital mengatakan, “Ketika dia meretakkan lehernya, dia merobek arteri yang menuju ke tulang leher... Cara dia memutar leher menyebabkan pembelahan dua."

loading...

Kejadian ini terjadi pada bulan Maret dan kabar baiknya Hader sedang menuju pemulihan.

Dia telah menjalani rehabilitasi dengan terapi fisik, dan menggunakan alat bantu jalan untuk membantunya berkeliling.

“Saat ini, saya bisa berjalan tanpa alat bantu jalan atau tongkat, tetapi saya lelah jauh lebih cepat dari sebelumnya," kata Hader.

Tetapi, para dokter yang memeriksa Hader mengatakan dia sangat beruntung. Seandainya Hader memutar lehernya lebih keras lagi, itu mungkin akan menyebabkan robekan yang lebih besar pada arterinya. Dia bisa saja mati karena kerusakan yang ditimbulkannya.

Tags
Loading...
Loading...