Jumat, 26 April 2019 13:41 WITA

WHO: Anak-anak Usia 2 Tahun Seharusnya Tak Lihat Layar Lebih dari Sejam

Editor: Aswad Syam
WHO: Anak-anak Usia 2 Tahun Seharusnya Tak Lihat Layar Lebih dari Sejam
Ilustrasi

RAKYATKU.COM - Rabu, 24 April 2019, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan pedoman baru tentang berapa banyak waktu yang harus ditayangkan anak-anak, terutama yang di bawah empat tahun, diizinkan setiap hari. 

Ini telah menarik banyak perhatian orang tua, karena mereka telah mengizinkan anak-anak mereka untuk menggunakan gadget lebih lama dari waktu yang disarankan selama ini.

Menurut pedoman itu, seperti dilansir The Washington Post, anak-anak berusia dua hingga empat tahun, harus menghabiskan waktu kurang dari satu jam sehari di depan layar. Sementara bayi berusia satu tahun tidak boleh diizinkan di depan layar. 

Organisasi itu juga memperingatkan para orang tua, bahwa anak-anak saat ini menghabiskan lebih banyak waktu untuk smartphone dan tablet mereka, yang mengkhawatirkan, karena anak-anak perlu berinteraksi dengan orang lain dan orang tua mereka, untuk memperoleh keterampilan bahasa dan sosial. 

Loading...

“Mencapai kesehatan untuk semua, berarti melakukan yang terbaik untuk kesehatan sejak awal kehidupan manusia. Anak usia dini adalah periode perkembangan yang cepat, dan masa ketika pola gaya hidup keluarga dapat diadaptasi untuk mendorong peningkatan kesehatan,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom. 

Berbagai penelitian juga menunjukkan, terlalu banyak waktu menonton film dapat menghambat perkembangan anak dalam berbagai aspek. 

Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Pediatrics menunjukkan, waktu layar dapat menunda keterampilan bahasa dan kemasyarakatan balita, sementara penelitian lain mengungkapkan, orang tua benar-benar berbicara lebih banyak kepada anak-anak mereka, ketika membaca buku cetak daripada ketika membaca buku elektronik untuk anak-anak mereka.

Loading...
Loading...