Jumat, 26 April 2019 03:00 WITA

Penyebab Anda Menangis Setelah Berhubungan Intim

Editor: Adil Patawai Anar
Penyebab Anda Menangis Setelah Berhubungan Intim

RAKYATKU.COM -  Pernahkah Anda menangis setelah melakukan seks? Pria dan wanita bisa saja mengalaminya dan hal ini ternyata normal. Beberapa orang mungkin ketakutan kalau mengalami beberapa masalah pada tubuh dan kejiwaannya. Namun, dari beberapa penelitian, kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan selama efeknya hanya sementara saja.

Kajian medis terkait menangis setelah seks
Menangis setelah melakukan seks sejatinya tidak terjadi begitu saja tanpa sebab. Bahkan apa yang terjadi ini memiliki istilah bernama postcoital dysphoria (PCD). Kondisi ini bisa muncul karena beberapa sebab mulai dari sebab positif atau negatif. Efeknya sama pada tubuh seperti menangis dan seperti kehilangan kendali.

Apakah kondisi ini dialami oleh wanita saja? Jawabannya adalah tidak, pria dan wanita bisa mengalami kondisi sedih dan menangis setelah seks. Dari studi yang dilakukan pada tahun 2015, wanita lebih sering mengalami PCD. Namun, pria juga bisa mengalaminya juga berdasarkan penelitian tahun 2018. Sekitar 41 persen responden pria dalam penelitian mengalami PCD dan 4 persen di antaranya mengalami kondisi ini secara reguler.

Alasan menangis setelah seks adalah hal yang normal
Ada beberapa alasan yang menyebabkan seorang wanita dan pria menangis atau merasa sedih setelah melakukan seks. Berikut beberapa alasan yang paling sering muncul.

Merasa bahagia
Seks bukan hanya aktivitas fisik dengan mempertemukan dua kemaluan saja. Lebih dari itu, seks juga merupakan aktivitas mental yang dilakukan oleh dua pasangan yang sama-sama saling mencintai. Setelah seks selesai dilakukan dan mendapatkan orgasme, pasangan akan merasa bahagia hingga akhirnya menangis.

Tidak semua orang menangis tersedu-sedu dan mengeluarkan banyak air mata. Namun, ada juga yang merasa bahagia seperti tidak bisa diungkapkan tanpa menangis. Menangis adalah respons tubuh pada kondisi bahagia yang tidak pernah dirasakan sehingga beberapa orang tidak bisa menahannya.

Merasa puas dengan fantasi dan respons tubuh
Beberapa orang memiliki fantasi seksual yang bermacam-macam. Ada yang ingin melakukan seks dengan pasangan memakai gaya tertentu atau melakukan seks di lokasi tertentu. Fantasi seperti ini akan menyebabkan seseorang merasa puas dan kalau tidak bisa menahan perasaan yang membuncah, kemungkinan besar akan menangis.

Loading...

Selain karena fantasi, respons tubuh yang hebat pada seseorang akan menyebabkan mereka menangis. Maksud respons tubuh ini adalah orgasme yang hebat atau orgasme yang terjadi berkali-kali. Kalau Anda jarang mengalaminya, kemungkinan besar akan memberikan perasaan yang sangat besar.

Merasa bersalah
Beberapa orang juga bisa menangis karena merasa bersalah setelah melakukan seks. Misal Anda dan pasangan melakukan seks di tempat yang salah atau belum berada di dalam ikatan pernikahan. Rasa bersalah akibat tekanan diri sendiri, sosial, atau keyakinan juga bisa menyebabkan seseorang menangis.

Respons biologi
Tubuh terkadang memiliki respons tersendiri terhadap seks dan tidak bisa dikendalikan begitu saja. Sekitar 32-46 persen wanita mengalami PCD dan menangis dengan sendirinya. Mekanisme menangis ini akan menurunkan tekanan dan meningkatkan dorongan seksual dari seseorang.

Nyeri yang berlebihan
Seks tidak hanya menghasilkan perasaan nikmat pada seseorang saja. Seks juga menyebabkan perasaan tidak nyaman pada seseorang. Perasaan tidak nyaman ini menyebabkan wanita atau pria merasa tidak tahan dan akhirnya menangis. Wanita bisa merasakan sakit di vagina hingga berdarah. Pria juga merasa tidak tahan karena penisnya terasa sakit atau ada masalah seksual lain seperti kanker prostat.

Takut melakukan seks
Setiap orang memiliki ketakutannya sendiri-sendiri terhadap seks. Ada yang takut seks karena merasa tidak nyaman. Ada yang takut karena merasa tidak mampu melakukan seks. Pria biasanya mengalami hal ini apalagi kalau mereka mengalami gangguan pada penis seperti impotensi.

Trauma dengan seks
Kalau ada kejadian di masa lalu yang menyebabkan seseorang jadi trauma, seks akan menjadi mengerikan. Misal di masa lalu seseorang mengalami pelecehan seksual atau sejenisnya. Kalau seks dilakukan, trauma akan muncul dan bayangan masa lalu muncul kembali.

Tags
Loading...
Loading...