Rabu, 24 April 2019 11:35 WITA

Video: Janin Dioperasi Dalam Rahim Ibunya untuk Memperbaiki Cacat Lahir

Editor: Suriawati
Video: Janin Dioperasi Dalam Rahim Ibunya untuk Memperbaiki Cacat Lahir
Screenshot

RAKYATKU.COM - Dokter di Rumah Sakit Gohar di Kairo telah melakukan operasi pada janin di dalam kandungan.

Prosedur itu dilakukan oleh Dr Wael El Banna bersama tim dari 11 petugas medis. Mereka menyelesaikan operasi dalam waktu lima jam pada hari Kamis, 11 April.

Seluruh prosedur itu direkam dan menunjukkan dokter menarik rahim yang terlihat seperti bola dari perut ibunya, mengeringkan cairan melalui tabung dan melakukan operasi rumit pada bayi di dalamnya.

Pasien adalah seorang wanita berusia 36 tahun dari Arab Saudi, yang sedang hamil 26 minggu.

Dr El Banna mengatakan pada Daily Mail bahwa selama USG antenatal, wanita itu ditemukan memiliki cacat di belakang janinnya.

“Dengan berani dia memutuskan untuk melalui pertempuran operasi janin terbuka dan menolak opsi aborsi sama sekali," kata Dr El Banna.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa bayi dalam kandungan itu ditemukan memiliki herniasi otak belakang, kelainan bentuk di mana bagian otak ditarik keluar ke belakang tengkorak.

Hal ini dapat menyebabkan spina bifida, kerusakan saraf yang dapat membuat bayi lahir dengan otot kaki yang lemah atau lumpuh, inkontinensia usus atau kandung kemih, atau berkurangnya sensasi di tubuh bagian bawah.

Ini juga dapat menyebabkan penumpukan cairan di tengkorak, yang dapat menyebabkan kerusakan otak dan berpotensi membuat anak kesulitan belajar.

Loading...

Dengan melakukan operasi, dokter dapat memperbaiki malformasi pada tulang belakang, dengan harapan melindungi saraf dan mencegah kerusakan yang melumpuhkan.

"Kami membuka perut dan mengeluarkan rahim," kata Dr El Banna.

“Kami menemukan posisi janin dan kemudian memanipulasi tubuhnya untuk menghadapi celah kecil yang kami buat di dalam rahim."

"Kami kemudian mengeringkan beberapa cairan di sekitar janin dan menjaganya di bawah pengawasan selama operasi".

Untuk memulai operasi, Dr El Banna memindahkan janin ke posisi yang cocok dan menjauhkannya dari plasenta untuk menghindari kerusakan organ.

“Cacat berhasil diperbaiki dan cairan disuntikkan kembali ke sekitar janin dan rahim, serta perut ditutup."

Dr Wael El Banna mengatakan bahwa setelah operasi, baik janin dan ibunya baik-baik saja.

Operasi ini disebut sebagai yang pertama dari jenisnya yang dilakukan di Kairo.

Loading...
Loading...