Rabu, 17 April 2019 07:00 WITA

5 Menu Sarapan yang Bisa Bikin Gemuk

Editor: Nur Hidayat Said
5 Menu Sarapan yang Bisa Bikin Gemuk
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Sarapan merupakan waktu makan paling penting pada pagi hari. Tidak hanya memberikan energi untuk memulai pagi, tetapi juga terkait dengan banyak manfaat kesehatan.

Di antara deretan manfaatnya di antaranya pengendalian berat badan dan mempersempit risiko diabetes serta penyakit jantung. Namun, bila makin hari lingkar pinggang terasa makin melar, menu sarapan mungkin penyebabnya.

Dikutip Men's Fitness, Marie Spano, MS, RD, CSCS, CSSD, seorang ahli gizi, mengatakan, memulai hari dengan konsumsi makanan yang sarat dengan gula, terigu putih, dan lemak tak sehat, seseorang akan merasa lebih cepat lemas, baik secara fisik dan mental. 

Ada beberapa sarapan yang bisa membuat lingkar pinggang kamu menjadi bertambah kalau tidak pandai-pandai mengatur porsi.

1. Sereal manis 
Banyak yang berpikir sereal sarapan kemasan adalah pilihan yang bergizi untuk sarapan. Sereal sarapan komersial sering mencantumkan kata-kata kesehatan klise, seperti mengandung biji-bijian utuh. Padahal, sereal sangat terproses rumit dalam pabrik sehingga hanya mengandung sedikit gandum utuh.

Sereal sarapan nyatanya mengandung banyak gula. Bahkan, gula adalah bahan yang biasanya ada di urutan pertama atau kedua dalam daftar komposisi. 

Makin tinggi urutan suatu bahan dalam daftar komposisi, makin besar kuantitas digunakan. Sereal sarapan kemasan biasanya mengandung hingga sekitar 20 gram atau lebih gula dalam satu porsi penyajian. Hati-hati asupan gula tinggi bisa meningkatkan risiko obesitas.

2. Roti panggang 
Roti panggang diolesi dengan margarin tampak seperti sarapan yang baik jika dibandingkan dengan menu lain karena tidak mengandung gula maupun lemak jenuh. Tapi, roti putih biasa menjadi menu sarapan yang bisa membuat pinggang melar karena roti putih yang dijual di pasaran terbuat dari tepung terigu putih. 

Roti putih tinggi karbohidrat olahan dan rendah serat, oleh karena itu roti panggang dapat meningkatkan kadar gula darah. Peningkatan gula darah mengarah pada kebiasaan ngemil sepanjang siang karena membuat lebih cepat lapar.

Loading...

3. Pancake 
Pancake adalah pilihan favorit keluarga untuk menu sarapan. Pancake mengandung susu dan telur, yang jika diolah dengan tepat dapat membantu pemangkasan lemak sekitar perut. Tapi, pancake diolah dengan cara yang agak berbeda, dalam rangka mencapai bentuk dan tekstur uniknya.

Meskipun kadar protein masih lebih tinggi daripada menu sarapan lainnya, bahan utama pancake adalah tepung terigu putih. Banyak peneliti percaya bahwa terigu halus prosesan berperan penting terhadap resistensi insulin dan diabetes.

Selain itu, pancake biasa ditemani dengan guyuran sirup gula atau selai cokelat dan taburan gula halus, yang berisi sirup jagung tinggi fruktosa. Sirup jagung berfruktosa tinggi dapat menyebabkan peradangan yang mendorong resistensi insulin, yang juga dapat menyebabkan kondisi pradiabetes atau diabetes tipe 2.

4. Nasi goreng
Nasi goreng adalah menu sarapan sejuta umat pada setiap pagi. Meski menjadi favorit, nasi goreng adalah sumber kolesterol tinggi. Sepiring nasi goreng kaya akan kalori dan lemak. Jumlah minyak yang digunakan untuk menggoreng menjadi faktor yang berperan besar dalam menentukan kadar lemak. Memasukkan irisan daging yang berlemak bisa meningkatkan kadar lemak, terutama jika daging telah digoreng sebelum dimasukkan.

5. Omelet
Telur adalah salah satu makanan sehat. Telur kaya protein berkualitas tinggi, lemak sehat, serta banyak vitamin dan mineral penting di dalamnya. Telur juga sangat praktis tetapi rendah kalori, membuat telur sebagai pilihan menu makan yang sangat baik untuk diet.

Tapi omelet dapat dengan cepat berbalik mengkhianati rencana penurunan berat badan ketika mengisinya dengan banyak mentega, parutan keju, dan irisan daging berlemak. Isi omelet dengan irisan berbagai macam sayuran segar bisa sebagai gantinya, yang bisa menambahkan asupan serat dan nutrisi di dalamya.

Sumber: Detik.com

Loading...
Loading...