Sabtu, 06 April 2019 01:30 WITA

Saat Diperiksa Dokter, Jangan Pernah Bohong Soal Hal Ini

Editor: Nur Hidayat Said
Saat Diperiksa Dokter, Jangan Pernah Bohong Soal Hal Ini
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Saat diperiksa dokter, Anda akan diberikan berbagai pertanyaan. Jawablah sejujur-jujurnya.

Berbohong dengan kondisi yang sebenarnya Anda alami tidak akan membawa keuntungan apa-apa. Hal tersebut justru bisa merugikan.

"Kalau bohong sama dokter soal kondisi, yang pertama pasien akan rugi dengan sendirinya. Pengobatan malah jadi tidak tuntas dan ujung-ujungnya akan kembali lagi untuk berobat. Kedua, dokter tidak akan bisa memantau kondisi Anda dengan baik dan menyeluruh," ujar dr Dejandra Rosnaya dari KlikDokter.

Dokter sebenarnya bisa mendeteksi kebohongan pasien terhadap kondisinya sendiri. Oleh karena itu, akan lebih baik bila Anda mengutarakan segala keluhan sejujur-jujurnya.

Adapun beberapa hal yang sangat perlu dikatakan dengan sejujur-jujurnya saat Anda diwawancarai oleh dokter, di antaranya:

1. Riwayat operasi
Anda mungkin pernah diminta dokter untuk mengisi formulir tentang riwayat medis, termasuk tindakan operasi yang pernah Anda lewati. Pastikan Anda mengisi formulir tersebut sejujur-jujurnya. Soal ini, ahli bedah plastik, Manhattan David Shafer, MD, mengatakan bahwa jujur ??tentang masa lalu akan membantu meringankan komplikasi di masa depan.

2. Usia
Saat memasuki usia paruh baya, menopause, atau merasakan rasa sakit dan nyeri karena usia tak lagi muda, Anda mungkin tergoda untuk mengatakan sedikit berbohong soal usia sebenarnya. Padahal, berkata jujur tentang usia saat diwawancarai oleh dokter diperlukan untuk menentukan jenis dan dosis obat-obatan.

3. Pola makan
Jika Anda ingin menurunkan berat badan namun tak berkata jujur tentang pola makan, dokter tidak akan bisa banyak membantu.

“Penelitian telah menunjukkan bahwa pasien sering meremehkan porsi makan dan seberapa sering mereka mengonsumsi makanan tidak sehat. Banyak pasien tidak mau mengakui kesulitan yang dihadapi dalam mematuhi diet yang ditentukan,” kata dokter integratif di Armonk, New York, Tania Dempsey, MD.

Loading...

4. Riwayat obat-obatan
Saat diwawancarai oleh dokter, berkatalah jujur tentang riwayat obat-obatan yang Anda konsumsi. Hal ini dilakukan agar dokter bisa mengetahui efektivitas obat tersebut dalam mengatasi penyakit.

"Jika Anda tidak jujur ??tentang konsumsi obat-obatan, maka dokter tidak dapat menilai efektivitas obat-obatan yang Anda konsumsi," jelas dokter kulit, Manhattan Joshua Zeichner, MD.

5. Jujur tentang aborsi
Aborsi bukanlah topik yang mudah untuk didiskusikan, bahkan dengan dokter sekalipun. Namun, jika Anda sedang dalam program hamil namun pernah melakukan aborsi sebelumnya, sebaiknya berkatalah jujur tentang hal tersebut. Spesialis reproduksi, Jane Frederick, MD, mengatakan bahwa dokter perlu mengetahui riwayat medis lengkap, termasuk aborsi, jika ingin mendapatkan saran terkait program hamil yang efektif.

6. Jangan bohong jika merasa takut
Ketika hendak bertemu dokter, sebagian orang merasa gugup atau takut. Saat diwawancarai, cobalah berkata jujur pada dokter tentang rasa takut tersebut. Dengan begitu, dokter dan staf perawat akan memiliki cara yang baik untuk membuat Anda merasa nyaman.

7. Kebiasaan minum alkohol
Hal ini sangat penting untuk diutarakan secara jujur, apalagi jika Anda hendak melakukan prosedur pembedahan.

8. Kebiasaan merokok
Berkata jujur tentang kebiasaan merokok membuat dokter memiliki sedikit gambaran tentang latar belakang masalah kesehatan yang sedang Anda hadapi.

Sumber: KlikDokter

Loading...
Loading...