Jumat, 05 April 2019 03:01 WITA

Membersihkan Vagina dengan Benar dan Aman

Editor: Adil Patawai Anar
Membersihkan Vagina dengan Benar dan Aman

RAKYATKU.COM - Vagina adalah organ yang sangat penting untuk wanita khususnya mereka yang masih aktif secara seksual dan ingin mendapatkan keturunan. Sayangnya, tidak semua wanita tahu cara membersihkan vagina dengan benar. Bahkan, beberapa wanita sering salah saat membersihkan vagina yang mereka miliki dan menyebabkan masalah yang besar.

Vagina tidak sama dengan penis yang banyak memiliki organ eksternal. Sebagian besar dari vagina adalah organ internal. Salah sedikit saja saat membersihkan bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan dan juga berpengaruh pada kemampuan seks dan juga reproduksi wanita.

Apakah wanita butuh membersihkan vagina?
Jawabannya adalah ya, wanita sangat butuh membersihkan vagina agar organ ini sehat dan tidak mengalami masalah kesehatan. Namun, apa saja yang harus dibersihkan dari vagina? Jawabannya adalah area vulva. Area vulva di vagina terdiri dari klitoris, bukaan vagina, dan labia luar serta dalam. Area ini harus dibersihkan dengan cermat agar tidak terjadi infeksi.

Selanjutnya apakah area vulva saja yang dibersihkan? Ya, hanya vulva saja karena bagian dalam dari vagina tidak perlu dibersihkan. Area dalam vagina memiliki mekanisme pembersihan diri yang sangat baik. Kotoran bisa dikeluarkan dengan sendirinya oleh vagina.

Cara membersihkan vagina yang benar
Cara membersihkan vagina yang benar hanya dilakukan dengan air bersih saja. Ya, hanya dengan menggunakan air saja tidak menggunakan yang lain. Anda bisa memakai air yang dipanaskan dahulu atau hangat untuk memudahkan kotoran lepas dari area vulva untuk meminimalkan terjadinya infeksi.

Yang perlu diperhatikan saat membersihkan vagina adalah gerakan tangannya. Anda disarankan untuk menggunakan jari dari depan ke belakang. Jangan melakukannya dari belakang ke depan karena memungkinkan bakteri dari anus masuk ke dalam vagina dan menyebabkan masalah di sana.

Selain area vulva, Anda juga harus membersihkan anus dan perineum atau area di antara anus dan vagina secara terpisah. Kalau area yang saling berdekatan ini bersih, kemungkinan terjadi infeksi akan rendah.

Apa sabun dan pembersih khusus vagina dibutuhkan?

Jawabannya adalah tidak, Anda sama sekali tidak membutuhkan sabun untuk membersihkan vagina atau menggunakan pembersih khusus. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, vagina memiliki mekanisme pertahanan dan membersihkan secara alami sehingga yang perlu dibersihkan hanya bagian luarnya saja.

Berbagai jenis produk seperti sabun atau pembersih khusus tidak bisa digunakan karena mengandung bahan yang berbahaya. Aroma yang kuat atau zat kimia yang terlalu banyak kalau ikut masuk ke dalam vagina bisa menyebabkan area itu jadi mengalami perubahan pH. Dampaknya flora normal atau bakteri baik yang ada di dalamnya mati.

Menggunakan sabun atau sejenisnya juga bisa memberikan masalah di area vulva. Kulit di area vulva sangat sensitif terhadap zat kimia. Kalau sering menggunakan sabun dikhawatirkan area itu akan mengalami inflamasi dan terasa sakit saat digunakan untuk berkemih atau bercinta.

Loading...

Bagaimana menghilangkan aroma vagina?
Tidak ada vagina yang tidak memiliki aroma apa pun. Vagina sehat juga memiliki aroma khusus karena menunjukkan di dalam sana ada penjagaan yang tetap dari flora normal terhadap infeksi dari luar. Selain itu, seiring siklus menstruasi, aromanya akan selalu berubah-ubah sesuai dengan kondisi tubuh.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir kalau aroma vagina jadi mengganggu. Justru aroma bisa menunjukkan kondisi kesehatan tubuh terkini. Orang lain tidak akan mencium aroma dari vagina kecuali merasa berada di depannya langsung. Saat melakukan seks pun, pria juga tidak akan terganggu.

Normalkah vagina mengeluarkan cairan terus-menerus?
Salah satu alasan wanita membersihkan vagina adalah keputihan. Asal cairan yang keluar dari vagina bening dan tidak ada bau yang sangat busuk, kemungkinan besar tidak akan menyebabkan masalah. Anda tidak perlu melakukan pembersihan secara maksimal. Kalau cairan yang keluar kental dan kehijauan, bisa jadi itu keputihan patogen. Segera lakukan pemeriksaan kesehatan.

Cara membersihkan vagina saat menstruasi
Beberapa wanita akan rutin membersihkan vagina saat mereka mengalami menstruasi. Namun, yang dilakukan wanita justru sering salah karena mereka juga membersihkan area dalam seperti mengorek dengan jari agar tidak ada sisa darah yang menempel.

Apa yang dilakukan ini sebenarnya sangat salah.

Saat menstruasi yang perlu dibersihkan adalah area vulva saja. Kalau Anda tidak ingin vagina mengeluarkan bau yang tidak sedap, ada baiknya untuk rutin mengganti celana dalam dan pembalut. Misal setiap 4-5 jam sekali dan rutin membersihkan area vagina dengan air.

Bolehkan douching dan penguapan dilakukan?
Wanita selalu mengeluhkan aroma dari vagina yang tidak sedap dan membuat mereka jadi tidak percaya diri saat berhubungan badan. Selain itu banyak juga yang merasa kalau vaginanya terlalu banyak lendir dan tidak sehat sehingga seks dianggap tidak bisa memberikan kenikmatan yang besar.

Akibatnya wanita banyak melakukan metode pembersihan yang cukup ekstrem. Cara pertama yang dilakukan adalah dengan melakukan douching. Teknik ini dilakukan dengan memasukkan cairan atau semi padat ke dalam vagina untuk membersihkan lendir di sana. Apa yang dilakukan ini sebenarnya membunuh bakteri baik yang ada di dalam sana.

Selanjutnya kalau seorang wanita melakukan ratus atau penguapan, masalah yang besar akan terjadi. Vagina mungkin tidak akan mengeluarkan bau yang tidak sedap lagi. Namun, udara panas bisa menyebabkan iritasi di dalam vagina hingga merusakan lingkungan dari flora normal yang ada di sana. Dua metode ini lebih baik tidak dilakukan.

Inilah beberapa ulasan tentang cara membersihkan vagina dengan benar dan tidak menyebabkan organ ini mengalami gangguan dan membuat bakteri baik di dalamnya mati. Kalau sampai hal itu terjadi, bukan vagina bersih yang Anda dapatkan, tapi vagina yang terinfeksi dan butuh segera ditangani.

Tags
Loading...
Loading...