Kamis, 28 Maret 2019 11:41 WITA

Jarang Diketahui, Ini Manfaat Kacang Lima untuk Kesehatan

Editor: Suriawati
Jarang Diketahui, Ini Manfaat Kacang Lima untuk Kesehatan
Kacang lima

RAKYATKU.COM - Kacang Lima (Phaseolus lunatus) adalah kacang-kacangan yang memiliki biji besar, dengan tekstur dan rasa seperti mentega.

Kacang lima digunakan dalam berbagai macam hidangan dan merupakan lauk musim panas yang umum di Amerika Selatan.

Ada banyak nutrisi yang dikandung kacang ini, termasuk protein, karbohidrat, serat, kalsium, magnesium, fosfor, potasium, natrium, seng, dan sejumlah vitamin, termasuk vitamin B6, E dan K.

Berikut manfaat kacang lima untuk kesehatan:

1. Mencegah sembelit
Serat makanan yang tidak larut dalam kacang lima bertindak sebagai pencahar yang mengurangi kemungkinan sembelit.

2. Bagus untuk pertumbuhan
Kacang lima mengandung sejumlah protein yang penting untuk mengatur setiap proses tubuh. Protein adalah bahan pembangun tubuh yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan sel dan jaringan tubuh.

3. Meningkatkan kesehatan jantung
Serat, kalium, magnesium, dan folat di dalam kacang ini berkontribusi pada kesehatan jantung.

Loading...

Serat menurunkan penyerapan kolesterol dalam aliran darah dan mengurangi tekanan darah. Folat mengurangi penebalan dinding arteri, kalium dan magnesium mengurangi risiko penyakit jantung.

4. Mencegah kanker
Kacang lima mengandung sedikit isoflavon seperti genistein dan daidzein, yang dapat melindungi dari kanker payudara. 

5. Menstabilkan gula darah
Jika Anda menderita diabetes, kacang benar-benar dapat membantu mengelola kadar gula darah Anda, dan mengelola resistensi insulin.

6. Meningkatkan level energi
Kacang Lima adalah sumber zat besi yang sangat baik, mineral yang bertanggung jawab atas peningkatan produksi energi dan metabolisme.

7. Mencegah masalah terkait kehamilan
Kacang lima segar dan kering adalah sumber folat yang baik, mineral penting yang diperlukan untuk ibu hamil.

Ketika dikonsumsi sebelum atau selama kehamilan, folat dapat membantu mencegah cacat lahir saraf otak dan sumsum tulang belakang bayi.

Loading...
Loading...