Jumat, 15 Maret 2019 19:18 WITA

Tak Boleh Mandi Saat Demam, Mitos atau Fakta?

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Tak Boleh Mandi Saat Demam, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Saat seseorang sedang dalam kondisi sakit, –misalnya demam– biasanya ragu jika akan mandi, karena takut akan memperparah kondisinya. 

Padahal dari sisi kesehatan, tidak semua kondisi sakit melarang penderitanya untuk mandi. Faktanya, mandi ketika demam bukanlah perkara yang dilarang oleh medis. 

Karena pada dasarnya, mandi adalah salah satu cara untuk menjaga kebersihan diri. Aktivitas ini sebenarnya juga bisa turut menurunkan risiko terjadinya suatu penyakit. Tak hanya orang-orang yang demam, mereka yang terkena cacar air juga disarankan untuk mandi, lho!

Namun demikian ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh mereka yang sedang mengalami kondisi demam atau sakit, jika akan mandi. Dilansir laman Klikdokter, salah satunya adalah air mandi. 

Saat terkena demam, Anda diwajibkan untuk mandi dengan suhu air yang sedikit hangat atau setara dengan kondisi tubuh saat itu. Hal ini bertujuan agar pori-pori di kulit menjadi terbuka, sehingga suhu panas yang terperangkap di dalam tubuh lebih mudah keluar.

Penderita demam sangat disarankan untuk menghindari mandi dengan air dingin. Hal ini karena air mandi yang dingin bisa membuat suhu tubuh orang yang demam menjadi semakin tinggi, sehingga keluhan malah makin parah.

Loading...

Kondisi lain yang perlu diperhatikan

Suhu air mandi hanya salah satu dari beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh penderita demam. Selain itu, orang yang sedang demam juga tetap harus memperhatikan kebersihan rongga mulutnya.

Hal ini dikarenakan saat sakit Anda tetap harus makan 2 kali sehari. Tentu saja, makanan akan dikunyah di dalam mulut dan selanjutnya ditelan dan masuk ke dalam tubuh. Oleh karenanya jika kebersihan mulut tidak terjaga dengan baik, kuman-kuman akan mudah berkembang biak di dalam mulut. 

Salah satu cara untuk menjaga kebersihan dan kesehatan mulut adalah dengan menyikat gigi. Sikat gigi dianjurkan dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan malam hari.


 

Tags
Loading...
Loading...