Kamis, 14 Maret 2019 17:03 WITA

Para Ilmuwan Internasional Serukan Larangan Pengeditan Gen Manusia

Editor: Suriawati
Para Ilmuwan Internasional Serukan Larangan Pengeditan Gen Manusia
INT

RAKYATKU.COM - Sekelompok ilmuwan internasional telah menyerukan larangan pengeditan gen di seluruh dunia.

Seruan itu muncul pada hari Rabu (13/03/2019) setelah seorang ilmuwan China menimbulkan kontroversi global dengan mengubah embrio kembar untuk membuat mereka kebal terhadap HIV.

Para peneliti sekarang ingin agar ada larangan mengedit DNA manusia. Alasanya karena "ada kebutuhan untuk memperlambat rencana paling berani untuk merekayasa ulang spesies manusia".

Dalam seruan yang diterbitkan di jurnal Nature, para ahli dari AS, Kanada dan Jerman mengatakan mereka menginginkan serangkaian standar internasional yang dibuat untuk mengontrol bagaimana pengeditan germline (perubahan DNA dalam sperma, telur atau embrio) digunakan. 

Mengedit DNA untuk tujuan penelitian di laboratorium masih akan diizinkan, dan negara pada akhirnya masih dapat memutuskan apa yang dilakukan oleh ilmuwan mereka sendiri.

"Meskipun teknik telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, pengeditan germline belum aman atau cukup efektif untuk membenarkan penggunaan apa pun di klinik," kata mereka.

"Ada kesepakatan luas dalam komunitas ilmiah bahwa, untuk pengeditan germline klinis, risiko gagal membuat perubahan yang diinginkan atau memperkenalkan mutasi yang tidak diinginkan (efek di luar target) masih sangat tinggi."

Loading...

Pengeditan gen adalah proses di mana para ilmuwan dapat menambah, menghapus, atau mengubah bagian-bagian DNA yang pada akhirnya mempengaruhi bagaimana suatu organisme terbentuk.

Gen adalah bagian DNA yang berfungsi sebagai cetak biru tubuh dan pada dasarnya memprogram sel untuk memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan. 

Pada manusia, mengedit gen bisa memanipulasi DNA untuk menginstruksikan tubuh agar menghasilkan warna rambut atau mata tertentu, atau mengubah hal yang menyebabkan kondisi yang tidak dapat disembuhkan, seperti cystic fibrosis atau distrofi otot.

Pada bulan November, ilmuwan China He Jiankui mengumumkan bahwa dia telah berhasil mengedit gen gadis kembar, sehingga mereka kebal terhadap HIV.

Pengumuman itu menimbulkan kegemparan karena Profesor Jiankui telah melakukan percobaan secara rahasia dan melanggar undang-undang China yang melarang pengeditan germline pada embrio.

Bulan lalu profesor Jiankui ditempatkan di bawah penyelidikan polisi. Pemerintah China juga memerintahkan penghentian pekerjaan penelitiannya dan ia dipecat oleh universita.

Loading...
Loading...