Minggu, 24 Februari 2019 08:00 WITA

Vaksin Bisa Menghilangkan Kanker Serviks

Editor: Andi Chaerul Fadli
Vaksin Bisa Menghilangkan Kanker Serviks
ilustrasi. FOTO: Pixabay

RAKYATKU.COM - Peningkatan cepat vaksin human papillomavirus (HPV) dapat menghilangkan kanker serviks di beberapa negara kaya dalam tiga dekade, dan di sebagian besar negara lain pada akhir abad ini, kata para peneliti.

Tanpa skrining dan vaksinasi HPV, lebih dari 44 juta wanita kemungkinan akan didiagnosis dengan penyakit ini selama 50 tahun ke depan. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam The Lancet Oncology, sebuah jurnal medis.

Dua pertiga dari kasus ini -dan diperkirakan 15 juta kematian- akan terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, dikutip dari Asia One, Minggu (24/2/2019).

Sebaliknya, penyebaran skrining dan vaksinasi yang dimulai pada tahun 2020 dapat mencegah lebih dari 13 juta kanker serviks pada pertengahan abad di seluruh dunia. Dan menurunkan jumlah kasus menjadi di bawah empat per 100.000 wanita, demikian temuan studi tersebut.

"Ini adalah ambang batas potensial untuk mempertimbangkan kanker serviks untuk dihilangkan sebagai masalah kesehatan masyarakat yang utama," kata para penulis dalam sebuah pernyataan.

Loading...

Awal bulan ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan 570.000 kasus baru di seluruh dunia pada tahun 2018, menjadikannya kanker paling umum keempat bagi wanita setelah kanker payudara, usus besar dan paru-paru.

Penyakit ini merenggut nyawa lebih dari 300.000 wanita setiap tahun, kebanyakan di negara-negara berpenghasilan rendah.

"Terlepas dari besarnya masalah, temuan kami menunjukkan bahwa eliminasi global masih dalam jangkauan," kata pemimpin penulis Karen Canfell, seorang profesor di Dewan Kanker New South Wales, di Sydney.

Namun, mencapai tujuan itu tergantung pada "baik cakupan tinggi vaksinasi HPV dan skrining serviks," tambahnya.

HALAMAN
1 2
Loading...
Loading...