Minggu, 17 Februari 2019 05:30 WITA

Ketika Kalajengking Menyerang, Begini Cara Mengatasinya 

Editor: Eka Nugraha
Ketika Kalajengking Menyerang, Begini Cara Mengatasinya 

RAKYATKU.COM --- Seekor kalajengking ramai jadi perbincangan. Kalajengking itu menghebohkan penerbangan maskapai Lion Air lantaran mendadak muncul di bagasi kabin. 

Kejadian mengerikan ini sontak membuat takut para penumpang. Sebab, jika kalajengking itu menggigit manusia, urusannya bisa fatal. 

Sengatan kalajengking bakal terasa menyakitkan, namun jarang yang mengancam jiwa. Orang dewasa biasanya tidak memerlukan perawatan setelah disengat kalajengking. Namun, pada anak-anak dan orang tua dengan jumlah racun yang sama, sengatan kalajengking dapat berbahaya dan menimbulkan komplikasi.

Dikutip dari Mayo Clinic melalui CNN Indonesia, kebanyakan sengatan kalajengking hanya menyebabkan tanda dan gejala lokal, seperti rasa sakit dan panas di sekitar lokasi sengatan. Timbul pula nyeri yang intens, mati rasa dan kesemutan, serta bengkak dan kemerahan di lokasi yang digigit.

Pada anak-anak, gejala yang timbul bakal lebih parah seperti sulit bernapas, otot berkedut, berkeringat, mual dan muntah, serta gerakan pada kepala, leher atau mata yang tidak biasa. Gejala ini juga diikuti dengan tekanan darah tinggi, detak jantung semakin cepat, serta gelisah, dan menangis yang tak kunjung henti.

Loading...

Orang yang sudah pernah disengat sebelumnya, juga mungkin mengalami alergi untuk sengatan selanjutnya. Alergi ini membuat sengatan berikutnya jadi lebih berbahaya dan dapat mengancam jiwa yang dikenal dengan anafilaksis. 

Untuk penanganan pertama pada sengatan kalajengking, dikutip dari situs kesehatan Web MD, bersihkan luka dengan air. Lalu kompres atau letakkan es di area tersebut untuk menurunkan panas dan bengkak selama 10 menit, angkat dan lakukan kembali selama dua jam pertama setelah sengatan.

Oleskan pula krim yang dapat meredakan peradangan dan gatal-gatal. Jika sakit berlanjut, segera hubungi dokter. 

Khusus untuk anak-anak atau mereka yang memiliki gejala parah tak kunjung berhenti, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Loading...
Loading...