Jumat, 15 Februari 2019 08:11 WITA

Sering Pusing di Pagi Hari? Waspadai 5 Hal Ini

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Sering Pusing di Pagi Hari? Waspadai 5 Hal Ini
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Pagi hari seharusnya dimulai dengan pikiran yang segar dan tubuh yang bugar. Namun, ada kalanya pusing bisa menyerang saat Anda bangun pagi. 

Pandangan mata yang terlihat kabur dan kepala terasa pening bisa jadi gejala dari pusing. Kondisi tersebut biasanya membuat Anda malas untuk beranjak dari tempat tidur dan akhirnya kembali tertidur dalam waktu yang sangat lama.

Bila Anda mengalaminya, jangan sampai diabaikan. Bisa jadi hal tersebut adalah tanda dari berbagai macam gangguan kesehatan, misalnya adanya penyakit serius pada kepala.

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, pusing diartikan sebagai perasaan melayang, kepala terasa ringan, atau berputar. Kondisi ini merupakan gejala umum yang dapat dialami oleh siapa saja, dan kapan saja. Penyebab pusing pun bisa beragam, mulai dari masalah fisik hingga psikis.

Kondisi yang harus diwaspadai dapat menyebabkan pusing

Karena penyebab yang bisa berbeda-beda pada setiap orang, maka Anda perlu memahami berbagai penyebab pusing. Berikut ini adalah beberapa faktor yang harus Anda waspadai ketika pusing menyerang setiap pagi:

1. Stres sebelum tidur

Hampir dari setiap orang akan merasakan stres yang timbul akibat berbagai macam faktor, baik karena tumpukan pekerjaan, kehidupan sehari-hari bahkan banyaknya tuntutan. Ingat, stres yang berlebihan dapat mengakibatkan depresi.

Stres, depresi dan beragam keadaan yang membuat Anda tertekan nyatanya tidak baik bagi tubuh. Anda bisa kekurangan hormon serotonin dan pada akhirnya menimbulkan pusing di kepala. Untuk itu, sebaiknya singkirkan beragam pikiran negatif sebelum naik ke tempat tidur.

2. Gula darah rendah

Tubuh Anda membutuhkan energi dari karbohidrat untuk beraktivitas yang kemudian dipecah menjadi gula (glukosa). Ketika pasokan tersebut menurun, maka pusing tidak dapat terhindarkan.

Loading...

Kondisi gula darah rendah dapat terjadi ketika Anda belum terbiasa berpuasa, melakukan diet ketat, lupa makan, atau melakukan olahraga berat tanpa makanan yang cukup.

3. Dehidrasi

Konsumsi air sangat penting untuk membantu proses metabolisme tubuh. Sebab, dua per tiga dari tubuh manusia terdiri dari air. Kondisi seperti ini biasanya dapat menimbulkan banyak keringat yang disebabkan oleh aktivitas yang intens, suhu, olahraga berat, hingga asupan cairan.

Anda dapat menilai status kecukupan cairan dengan melihat warna urine. Jika tampak kuning muda, tandanya cairan dalam tubuh Anda cukup. Sedangkan jika warna urine cenderung kuning tua dan pekat, berarti Anda sedang dehidrasi dan butuh minum air lebih banyak.

4. Minum alkohol

Hati-hati, minuman beralkohol dapat menimbulkan dehidrasi. Hal ini berakibat terhadap penurunan aliran darah ke otak yang menyebabkan Anda memiliki kualitas buruk saat tidur, hingga berujung pada kepala yang pusing saat menyambut pagi.

Selain itu, alkohol juga berdampak pada timbulnya insomnia atau sulit tidur. Sebagai solusi, perbanyak minum air putih dan vitamin C agar keesokan harinya Anda merasa lebih segar dan terhindar dari rasa malas saat bangun tidur.

Anemia merupakan keadaan dimana tubuh Anda mengalami kekurangan sel darah merah yang seharusnya berfungsi mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Apabila hal ini terjadi, maka otak biasanya akan kekurangan oksigen, sehingga timbul gejala pusing pada kepala.

Kekurangan zat besi merupakan penyebab anemia. Hal tersebut umumnya terjadi akibat kurangnya asupan gizi, gaya hidup vegetarian, menstruasi yang terlalu panjang dan lama, perdarahan saluran cerna, hingga cacingan.

Loading...
Loading...