Rabu, 06 Februari 2019 16:01 WITA

Cara Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Cara Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Tekanan darah setiap orang dapat berubah sesuai dengan aktivitas fisik yang dilakukan dan makanan yang dikonsumsi.

Jika kondisinya tidak stabil alias naik-turun, bisa jadi Anda memiliki gangguan kesehatan tertentu. Untuk menurunkan tekanan darah, ada baiknya Anda menggunakan cara yang alami agar tetap aman.

Untuk mengetahui apakah tekanan darah Anda tergolong normal atau justru melonjak naik, lakukan pemeriksaan tekanan darah dengan menggunakan tensimeter secara berkala.

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, pemeriksaan menggunakan tensimeter untuk menentukan tekanan darah seseorang ketika diperiksa ditentukan oleh tekanan sistolik (bilangan atas) dan tekanan diastolik (bilangan bawah).

“Tekanan darah normal untuk orang dewasa adalah sekitar 120/80 mmHg. Tekanan darah dikatakan tinggi (hipertensi) jika lebih dari 140/90 mmHg. Sedangkan tekanan darah rendah (hipotensi) merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah rendah hingga di bawah 90/60 mmHg,” kata dr. Astrid, dilansir Klikdokter.

Agar terhindar dari berbagai risiko penyakit kronis, lakukan berbagai upaya untuk mengusahakan tekanan darah Anda tetap dalam batas normal.

Cara menurunkan tekanan darah secara alami

Untuk menjaga kesehatan, banyak orang yang memilih untuk konsumsi obat-obatan tertentu. Namun, upaya tersebut sebenarnya tidak selalu baik. Yang terbaik adalah mengubah gaya hidup Anda dengan melakukan hal-hal berikut ini:

1. Olahraga teratur

Berdasarkan lebih dari 400 studi di dunia, olahraga secara teratur dapat menurunkan tekanan darah secara alami. Olahraga membantu jantung menggunakan oksigen lebih efisien, sehingga tidak harus bekerja keras dalam memompa darah.

Olahraga kardio selama 30 menit yang dilakukan sekitar 2 sampai 3 kali dalam seminggu baik untuk menstabilkan tekanan darah. Jika fisik Anda sudah lebih kuat dan terbiasa, tingkatkan sejumlah aspek seperti kecepatan, jarak tempuh pada lari, atau menambah bobot.

2. Latihan pernapasan

Tubuh bereaksi terhadap ketegangan dengan melepaskan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin ke dalam darah. Hormon-hormon tersebut dapat meningkatkan detak jantung dan menyempitkan pembuluh darah, sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi.

Loading...

Melatih pernapasan agar lebih teratur dengan beberapa metode alami, dapat membantu menjaga hormon stres dan tekanan darah lebih terkendali. Hal ini disampaikan oleh Brandie Williams, MD, FACC, ahli penyakit jantung dari Texas Health Stephenville, Amerika Serikat.

Ia menyarankan untuk melakukan latihan pernapasan selama 5 menit di pagi hari dan 5 menit di malam hari untuk menjaga tubuh tetap sehat.

3. Konsumsi makanan kaya potasium

Mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya akan potasium merupakan cara yang cukup efektif untuk menstabilkan tekanan darah. Kandungan tersebut mampu mendorong mengeluarkan lebih banyak natrium melalui buang air kecil. Faktanya, pengeluaran natrium dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Pisang dan kentang adalah salah satu sumber potasium yang baik. Ubi jalar, tomat, jus jeruk, kacang merah, kacang polong, blewah, melon, dan buah-buahan kering seperti plum atau kismis juga bisa diandalkan sebagai sumber potasium. Pastikan Anda mendapat 2000 hingga 4000 mg potasium setiap hari.

4. Kurangi asupan garam

Beberapa kalangan tertentu mungkin memiliki tekanan darah yang cukup sensitif terhadap garam. Agar lebih aman, kurangi asupan garam dari sekarang yang sudah jelas mengandung natrium.

Berdasarkan rekomendasi American Heart Association, jagalah asupan natrium Anda di bawah 1.500 mg untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Berhati-hatilah dalam mengonsumsi beberapa makanan seperti daging olahan, roti lapis, dan junk food, sebab diketahui mengandung garam dalam taraf tinggi.

5. Istirahat cukup

Sebuah penelitian membeberkan bahwa bekerja lebih dari 41 jam per minggu di kantor mampu meningkatkan risiko hipertensi sebesar 17 persen. Tak heran, sebab kerja lembur juga dapat membuat Anda lebih sulit untuk berolahraga dan makan sehat.

Cobalah untuk memenuhi jam tidur sebagai upaya merelaksasi tubuh. Ahli medis menyarankan Anda untuk memenuhi waktu istirahat sekitar 7 sampai 9 jam. Selain dapat menstabilkan tekanan darah, tidur cukup juga mampu menghindarkan diri dari stres dan kemungkinan peningkatan berat badan secara drastis.

Loading...
Loading...