Senin, 14 Januari 2019 08:00 WITA

Ini 5 Alasan Mengapa Anda Haus Terus

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Ini 5 Alasan Mengapa Anda Haus Terus

RAKYATKU.COM - Ketika Anda merasa haus, penting untuk segera mencukupi kebutuhan cairan tubuh Anda sebelum terserang dehidrasi. 

Tapi bagaimana jika rasa haus terus muncul, padahal Anda merasa cukup minum dan tidak melakukan aktivitas yang menguras tenaga?

Laura M. Hahn, MD, ahli kesehatan dari Mercy Medical Center di Baltimore, AS, mengatakan kepada Prevention bahwa rasa haus yang berlebihan tidak dapat disepelekan. 

Anda perlu memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab di balik rasa haus berlebihan itu. Sebab, dilansir Klikdokter, ada lima kondisi kesehatan yang bisa membuat seseorang sering haus:

1. Diabetes

Diabetes tipe 1 dan tipe 2 dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, tubuh menekan ginjal untuk dapat memproduksi urine lebih banyak dari biasanya. Hal ini menyebabkan haus berlebih, namun di sisi lain intensitas buang air kecil jadi lebih tinggi.

“Pada diabetes mellitus, umumnya diikuti dengan sering lapar, sering berkemih di saat tidur, dan berat badan turun meskipun nafsu makan meningkat,” ujar dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter. Apabila Anda mengalami kondisi ini, segera hubungi dokter. Tak lupa, lakukan pemeriksaan yang melibatkan kadar glukosa dalam tubuh.

2. Mulut kering

Mulut kering, atau disebut sebagai xerostomia, sering disalahartikan sebagai rasa haus yang berlebihan. Padahal, gangguan mulut kering tidaklah normal karena terjadi pengurangan komposisi air liur yang ada di selaput mulut.

Apabila kelenjar tidak membuat air liur dengan baik, gejala yang akan terjadi adalah bau mulut, sulit mengunyah, dan air liur terasa tebal serta berserat. Penyebab terbesar mulut kering adalah merokok, gangguan kecemasan, stres, dan faktor penuaan.

Loading...

3. Menstruasi

Merasa haus berlebih saat menstruasi? Ternyata ini normal. Hal ini disebabkan karena saat menstruasi, kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh Anda memengaruhi volume cairan. Kehilangan darah yang terjadi saat menstuasi juga dapat memicu rasa haus.

Bagi Anda yang sedang berada pada fase haid, jangan lupa untuk selalu sedia sebotol air. Anda juga bisa memilih air hangat. Dikutip Healthline, air hangat dapat meningkatkan aliran darah ke kulit dan menenangkan otot-otot yang kram. Jadi, bawalah botol berisi air hangat ke manapun Anda pergi agar tetap terhidrasi dan nyaman saat haid.

4. Gangguan tiroid

Tiroid adalah kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu di bawah leher yang bertugas untuk memompa hormon tiroid. Fungsinya untuk membantu mengatur nafsu makan, energi, suhu internal, dan fungsi vital yang ada pada tubuh.

Umumnya gangguan tiroid terjadi pada kalangan wanita. Ketika kelenjar memproduksi terlalu banyak atau bahkan terlalu sedikit hormon, ia dapat mengakibatkan berbagai gejala nonspesifik seperti kecemasan dan mulut kering, yang berujung pada haus berlebih.

5. Stres kronis

Stres kronis menyebabkan kelenjar adrenalin jadi tidak berfungsi secara maksimal. Selain itu, stres juga memicu tekanan darah rendah. Alhasil, Anda akan merasa pusing, cemas, dan haus.

Solusi paling tepat adalah mengatasi stres dengan membenahi segala problematika dalam hidup Anda. Temukan inti persoalan yang menjadi penyebab stres dan carilah solusinya. Anda juga dapat berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

Loading...
Loading...