Kamis, 10 Januari 2019 22:39 WITA

Ternyata Madu Memiliki Dampak Negatif

Editor: Adil Patawai Anar
Ternyata Madu Memiliki Dampak Negatif

RAKYATKU.COM - Selama ini kita sering mengenal madu sebagai salah satu super food. Saking banyak manfaatnya, harga madu asli yang berkualitas cukup mahal. Madu dianggap memberikan banyak hal untuk tubuh, sehingga sangat disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Sayangnya, ternyata ada efek samping konsumsi madu yang belum banyak diketahui.

Efek samping konsumsi madu untuk kesehatan tubuh

Madu juga memiliki efek samping ternyata. Tanpa bermaksud mengesampingkan manfaatnya, kita juga tidak boleh mengabaikan efek samping yang akan diberikan. Berikut ini efek samping konsumsi madu untuk kesehatan tubuh:

Berpotensi sebabkan keracunan
Madu dihasilkan oleh lebah dengan mengambil dari bunga-bunga yang ada di sekitar sarang. Beberapa bunga yang diambil terkadang memiliki elemen racun yang menyebabkan seseorang jadi lemas atau seperti memiliki efek mabuk. Dengan efek seperti ini membeli madu harus berasal dari peternakan atau pabrik yang memberikan standar mutu terbaik.

Selain bahan dari madu, madu yang dikonsumsi alami dan diambil dari alam terkadang masih memiliki partikel dari rumah lebah, kaki lebah, sayap, dan kotoran lain yang bisa memicu keracunan.

Menyebabkan botulism pada bayi
Bayi dengan usia di bawah 12 bulan tidak disarankan untuk mengonsumsi madu mentah yang berasal dari alam. Efek samping konsumsi madu yang masih mentah mengandung racun berupa spora bernama Clostridium botulinum. Racun ini berasal dari sengat lebah madu yang tercampur. Anak-anak dengan usia di bawah setahun kalau mengonsumsi madu bisa mengalami demam, mual, sembelit, diare, dan kemungkinan lumpuh otot.

Menyebabkan perut jadi tidak nyaman
Mengonsumsi madu terlalu banyak akan menyebabkan gula di dalam pencernaan menjadi banyak. Kondisi ini menyebabkan gangguan pada tubuh berupa susahnya proses pencernaan dan penyerapan sari makanan ke dalam tubuh di dalam usus. Seseorang akan mengalami nyeri di perut lalu berlanjut pada kondisi diare.

Kemungkinan menyebabkan alergi
Seseorang yang memiliki alergi dengan serbuk sari dan juga lebah bisa mengalami alergi kalau mengonsumsi madu. Meski alergi yang dialami tidak begitu besar, efek samping konsumsi madu bisa menimbulkan rasa tidak nyaman seperti mendadak susah napas, gatal-gatal, hingga muncul bentol merah yang gatal di tubuh tetap tidak akan nyaman.

Meningkatkan kadar gula darah dengan cepat
Kandungan gula di madu cukup banyak. Itulah kenapa penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi madu dalam jumlah banyak dan sangat dibatasi. Kalau konsumsi madu terlalu banyak dilakukan gula darah akan langsung naik dengan signifikan. Bahkan, kemungkinan kondisi kronis diabetes kambuh cukup besar.

Kerusakan pada saraf
Madu yang masih mentah dan belum mendapatkan proses pasteurisasi, masih mengandung komponen kimia bernama grayanotoxins. Komponen kimia ini bisa bersifat racun pada sistem saraf dan memicu munculnya aktivitas abnormal di saraf. Kalau Anda tidak mau mengalami efek samping konsumsi madu ini, maka konsumsilah madu yang sudah diolah.

Kenaikan berat badan dan obesitas
Madu bisa disamakan dengan gula meski dianggap lebih bergizi dan mengandung antioksidan. Madu masih memiliki kalori dalam jumlah banyak. Kalau Anda mengonsumsi madu dalam jumlah yang banyak setiap hari, kemungkinan tubuh mengalami surplus kalori akan besar. Oleh karena itu selalu perhatikan jumlah asupan madu per porsi.

Pengeroposan gigi
Madu memang dianggap lebih baik daripada gula yang berasal dari tebu. Kita tidak boleh mengabaikan fakta kalau madu mengandung 82 persen gula. Efek samping konsumsi madu dalam jumlah banyak dan menempel di gigi bisa menyebabkan pengeroposan perlahan-lahan layaknya terlalu banyak makan gula.

Kemungkinan menyebabkan perdarahan internal
Madu tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh mereka yang mengalami gangguan perdarahan pada tubuh. Kondisi ini akan lebih parah kalau madu dikonsumsi dengan beberapa herba seperti Gingko Biloba dan bawang putih. Lebih baik memilih bahan selain madu yang memberikan efek sama. Konsultasikan dengan dokter yang sedang menangani masalah perdarahan yang dimiliki.

Bereaksi dengan obat tertentu
Kalau Anda sedang mengonsumsi obat yang digunakan untuk mengatasi inflamasi dan juga obat jenis antibiotik, tidak disarankan mengonsumsi madu. Dua zat itu kalau bergabung menjadi satu bisa menyebabkan munculnya senyawa atau enzim tertentu di hari yang kemungkinan besar buruk untuk tubuh.