Sabtu, 05 Januari 2019 04:30 WITA

Mengapa Penumpang Mabuk Kendaraan sedangkan Sopir Tidak? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Editor: Nur Hidayat Said
Mengapa Penumpang Mabuk Kendaraan sedangkan Sopir Tidak? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Pernah atau bahkan sering merasakan ketidaknyamanan ketika bepergian? Ketidaknyamanan itu ketika merasa mual atau pusing saat berada dalam kendaraan. 

Tentu hal ini sangat mengganggu ketika perjalanan yang diharapkan akan menyenangkan berbalik karena justru merasakan ketidaknyamanan karena ingin muntah.

Berikut penjelasan ilmiah terkait rasa mual yang muncul ketika bepergian dan tips-tips tindakan preventif berikut ini.

1. Istilah klinisnya disebut motion sickness
Dalam dunia kesehatan apa yang kamu alami ini disebut motion sickness atau penyakit yang diakibatkan karena adanya gerakan. Singkatnya, walaupun saat dalam kendaraan posisimu hanya diam tapi nyatanya visualisasi dan pendengaranmu mengirimkan sinyal bahwa kamu sedang bergerak dari pandangan yang kamu lihat walaupun notabene kamu hanya duduk diam.

2. Rasa mual dan pusing adalah usaha sistem tubuhmu untuk mengeluarkan racun
Dean Burnett, ahli syaraf dari Cardiff University Inggris menyatakan bahwa rasa mual dan pusing adalah respons termudah yang diberikan oleh tubuhmu dalam memproses perbedaan informasi di otak. Seperti yang kamu tahu, otak menerima informasi yang bertentangan ketika kamu diam namun visualisasi yang kamu lihat sedang bergerak.

Dari ketidaksinkronan informasi inilah, tubuhmu bereaksi dengan terkadang kamu merasa pusing atau bahkan mual. Dan baiknya, kamu hanya mengikuti keinginan tubuhmu itu untuk melepas ‘racun’.

3. Sea sickness dan motion sickness ternyata tidak ada bedanya
Dilansir dari medicalnewstoday.com untuk kamu yang mungkin juga pernah mengalami mabuk laut, faktanya tidak ada perbedaan dari motion sickness ataupun sea sickness. Jadi, untuk tindakan preventifnya mungkin sama, ya!

Loading...

4. Apa pengemudi juga bisa mabuk?
Pengemudi berkemungkinan kecil ataupun bahkan tidak sama sekali untuk mabuk. Hal ini dikarenakan mereka lebih bisa mengontrol pergerakan yang terjadi. 

Selain itu konsentrasi dan kesadaran mereka dalam mengendarai mobil atau kendaraan lain menjadi faktor pendukung pertama mengapa mereka berkemungkinan kecil untuk mabuk dalam kendaraan.

5. Saat dalam kendaraan nikmati dengan mendengarkan musik ataupun menatap ke luar jendela
Tips untuk kamu yang mungkin sering mengalami motion sickness ini, mendengarkan musik merupakan salah satu aktivitas yang tepat. Karena dengan mendengarkan musik dan mengedarkan pandangan ke luar jendela akan membuat kamu lebih enjoy.

Hindari aktivitas seperti membaca buku, ataupun bermain gadget terlalu lama yang menuntut konsentrasi yang dapat memperburuk dalam mengirimkan sinyal ke otak karena kegiatan tersebut akan meyakinkan kalau kamu sedang dalam keadaan diam di saat kau sebenarnya memang bergerak.

Sumber: IDN Times

Loading...
Loading...