Sabtu, 22 Desember 2018 03:00 WITA

Menangis Usai Berhubungan Seks, Harus Bagaimana?

Editor: Nur Hidayat Said
Menangis Usai Berhubungan Seks, Harus Bagaimana?
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Menangis setelah berhubungan seks dianggap sebagai pertanda buruk. Anda sebaiknya tidak mengklaim hal itu.

Pendidik seks Kait Scalisi mengatakan, air mata seringkali diasumsikan sebagai hal yang buruk. Akan tetapi, menangis juga bisa diartikan sebagai sesuatu hal yang lain.

"Kita menangis karena berbagai alasan, mulai dari kebahagiaan hingga kesedihan untuk menghilangkan stres," kata Scalisi seperti dilansir Prevention.

Jadi mesti bagaimana? Pasangan disarankan untuk merangkul. Hal itu dianggap bisa menenangkan dirinya."Merangkul, atau setidaknya membiarkan itu, tidak menekannya bahkan sangat menyembuhkan," ucap Scalisi. 

Dia mengatakan, menangis sesungguhnya seperti orgasme. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk melepaskan semua perasaan.

Loading...

Terapis hubungan Debra Laino mengatakan, sesungguhnya tidak ada yang salah dengan menangis setelah berhubungan seks. 

Jika ada perasaan marah, dendam, rasa tidak percaya atau depresi, maka yang terkandung di dalamnya, Anda disarankan bicara dengan terapis.

Apabila Anda sedih karena hubungan seks, bicara dengan pakar mungkin juga bisa membantu. Jika tidak ada rasa apa pun, maka tidak tidak khawatir.

"Menangis setelah berhubungan seks tidak selalu mengatakan apa-apa tentang hubungan Anda atau seberapa baik seksnya," ujarnya.

Loading...
Loading...