Sabtu, 15 Desember 2018 16:15 WITA

Serangan Jantung Bisa Meningkat 40 Persen Pada Malam Natal

Editor: Suriawati
Serangan Jantung Bisa Meningkat 40 Persen Pada Malam Natal
INT

RAKYATKU.COM - Liburan bisa memberikan efek negatif pada jantung Anda. Menurut penelitian baru dari Swedia, serangan jantung bisa melonjak hampir 40 persen pada Malam Natal.

"Liburan tradisional dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung. Risiko keseluruhan selama Natal / Tahun Baru adalah 15 persen lebih tinggi daripada hari biasa di bulan Desember," kata penulis senior studi Dr. David Erlinge. Dia adalah kepala kantor kardiologi di Skane University Hospital di Lund.

Erlinge mencatat bahwa penelitian 15 tahun terhadap lebih dari 300.000 pasien serangan jantung menunjukkan bahwa risikonya paling tinggi pada jam 10 malam pada Malam Natal.

Peneliti menemukan bahwa di Swedia, Malam Natal adalah hari paling penting dari liburan, dan biasanya dirayakan dengan keluarga dekat. Perayaan berlanjut pada Hari Natal dan lagi pada Boxing Day, 26 Desember.

Selanjutnya, malam Tahun Baru di Swedia biasanya dihabiskan bersama teman-teman, dan itu umumnya melibatkan makan berat dan minum alkohol secara berlebihan.

Studi ini menemukan bahwa risiko serangan jantung tidak lebih tinggi pada Malam Tahun Baru, tapi itu naik sekitar 20 persen pada Hari Tahun Baru.

Tetapi penelitian itu tidak membuktikan bahwa liburan sebenarnya menyebabkan risiko peningkatan serangan jantung, hanya saja tampaknya ada hubungan.

loading...

Jadi apa yang mungkin memicu masalah jantung selama momen sukacita dan perayaan?

"Kami tidak tahu pasti," kata Erlinge. "Tetapi banyak mekanisme mungkin terlibat."

Di antara faktor-faktor itu, katanya, adalah gangguan emosi, kemarahan, kecemasan, kesedihan, dan stres. "Semuanya meningkatkan risiko serangan jantung," katanya.

"Asupan makanan yang berlebihan, alkohol dan perjalanan jarak jauh juga dapat meningkatkan kemungkinan serangan jantung."

Temuan itu dipublikasikan pada 12 Desember di jurnal BMJ.

Loading...
Loading...