Sabtu, 08 Desember 2018 03:30 WITA

Perut Mengecil karena Porsi Makan Sedikit, Benarkah?

Editor: Nur Hidayat Said
Perut Mengecil karena Porsi Makan Sedikit, Benarkah?
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Tak sedikit orang yang menganggap bahwa perut akan mengecil ketika porsi makanan dikurangi atau lebih sedikit. Benarkah?

Bagi orang dengan obesitas yang sedang berusaha menurunkan berat badan, Anda mungkin menjadi salah satu penganut “makan sedikit untuk perut yang lebih kecil”. 

Di sisi lain, Anda pasti pernah mendengar teori dengan mengurangi kalori, perut akan menjadi kecil. Berdasarkan kepercayaan itu, Anda kemudian makan lebih sedikit.

Padahal, itu hanyalah mitos. Sebanyak apa pun Anda makan, ukuran perut Anda akan tetap sama dan tidak mengecil. 

Berapapun berat Anda, ukuran perut tetap sama
Ada pula anggapan bahwa orang dengan berat badan normal memiliki kantong makanan yang lebih kecil daripada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas. 

Namun, menurut temuan yang dipublikasikan di jurnal Gastroenterology, bukan itu yang terjadi sebenarnya. Terlepas dari berapapun berat Anda, ukuran perut setiap orang kurang lebih sama.

Masih belum percaya? Ketahuilah tubuh Anda dirancang untuk menyerap cukup kalori agar tetap "hidup", bahkan pada saat-saat ketika tidak ada makanan yang masuk. 

Nah, berdasarkan teori tersebut, makan sedikit tidak akan membuat perut Anda mengecil.

Faktanya, Anda akan merasa lebih lapar saat berusaha mengurangi asupan kalori. “Tubuh akan berpikir bahwa Anda kelaparan. Jadi akan ada banyak respons fisiologis dan hormonal yang berusaha untuk mengembalikan berat badan Anda ke semula,” kata Nitin Kumar, MD, ahli gastroenterologi.

Saat Anda berusaha memangkas kalori, sistem tubuh Anda juga akan dibanjiri oleh hormon lapar yang disebut ghrelin. Hormon ini membuat makanan lebih sulit untuk ditolak. Pada saat yang sama, suhu tubuh dan laju metabolisme Anda melambat sebagai upaya untuk menghemat energi.

Tak perlu memangkas kalori untuk mengecilkan perut
Mengurangi porsi makan Anda secara drastis tidak akan mengecilkan perut, justru itu bisa menjadi bumerang. Dan jika Anda berhasil menurunkan berat badan setelah memotong porsi makan, berat badan Anda mungkin akan kembali ke semula -- bahkan bisa naik beberapa kilogram jika Anda kembali makan banyak.

Pernyataan di atas bukan untuk mengatakan bahwa menurukan berat badan bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Namun untuk berhasil melakukannya, Anda perlu mengurangi makanan secara bertahap. Ini dilakukan agar tubuh Anda tidak tiba-tiba panik dan berpikir bahwa ia tidak akan pernah mendapatkan makanan lagi.

Kumar menjelaskan, alih-alih memulai diet ketat, Anda dapat mengurangi kalori dengan jumlah kecil dulu (misalnya, 100 hingga 200 kalori). Hal ini membantu Anda menurunkan berat badan secara perlahan dan berkelanjutan. Jika berat badan turun terlalu banyak dalam waktu singkat, tubuh Anda akan mengira bahwa Anda sedang kelaparan dan hal ini justru bisa mengacaukan metabolisme.

Itu adalah penjelasan mengenai mengapa makan sedikit tidak membuat perut menjadi kecil. Jika Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, cobalah mengurangi kalori dalam jumlah kecil dulu dan lakukan secara bertahap. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan berat badan ideal tanpa khawatir kembali gemuk.

Sumber: KlikDokter