Jumat, 07 Desember 2018 02:02 WITA

Waktu dan Gaya yang Tepat Melakukan Hubungan Suami Istri Saat Hamil

Editor: Adil Patawai Anar
Waktu dan Gaya yang Tepat Melakukan Hubungan Suami Istri Saat Hamil

RAKYATKU.COM - Melakukan hubungan seksual bagi pasangan suami istri merupakan salah satu bentuk pernyataan kasih sayang, kebersamaan dan kedekatan perasaan dalam membina hubungan sebuah rumah tangga. Namun, bolehkah melakukan hubungan suami istri saat hamil?

Biasanya, wanita hamil mengalami kekhawatiran, ragu-ragu, dan ketakutan tentang bagaimana cara melakukan hubungan suami istri saat hamil yang aman bagi janin dalam kandungan. Apakah aktivitas seksual benar-benar harus dihindari oleh ibu hamil, dan apa saja pantangan suami saat istri hamil?

Waktu yang Tepat Hubungan Suami Istri Saat Hamil
Sebagian besar wanita hamil normal bisa terus berhubungan seks hingga menjelang kelahiran. Namun ada beberapa keadaan di mana Anda mungkin perlu mengubah posisi seks atau tidak melakukan seks sama sekali untuk sebagian atau bahkan selama kehamilan. Berikut ini waktu yang tepat melakukan hubungan suami istri saat hamil:

1. Usia kehamilan 0-12 minggu
Cara aman hubungan suami istri saat hamil yang pertama adalah ketika usia kehamilan sekitar 0-12 minggu atau trimester pertama. Menurut para ahli kandungan, di masa kehamilan ini posisi apapun sebenarnya boleh dilakukan dengan hati-hati. Namun jika Anda masih ragu, berkonsultasilah pada dokter tentang kondisi kehamilan, apakah boleah atau tidaknya melakukan hubungan suami istri.

2. Usia kehamilan di atas 12 minggu
Melakukan hubungan suami istri saat hamil di atas 12 minggu kehamilan, bunda harus memerhatikannya lebih cermat. Posisi hubungan seks yang paling aman dan tepat saat hamil di atas 12 minggu adalah dengan posisi menyamping, duduk, dan doggy style.

3. Usia kehamilan usia 29-36 minggu
Melakukan hubungan suami istri saat hamil di usia 29-36 minggu atau menjelang kelahiran. Melakukan seks saat usia kehamilan tersebut kemungkinan berisiko, namun Anda harus berhati-hati dengan melakukan posisi seks yang sangat dianjurkan, yakni posisi menyamping dan posisi wanita di atas. Jika bunda merasa tidak nyaman saat melakukannya, jangan ragu membicarakannya bersama pasangan Anda.

Perlu diketahui, ketika wanita mencapai orgasme akan terjadi sedikit kontraksi (ketegangan semacam kram ringan) pada rahim. Apabila hal ini terjadi sejak awal, maka kondisi kram yang terus menerus saat orgasme ini atau akibat aktivitas hubungan suami istri yang melelahkan dapat menjadi pemicu timbulnya perdarahan.

Hal terpenting, ketika suami dan istri sama-sama menginginkan untuk melakukan seks. Istri dalam keadaan sehat, tidak terlalu lelah, dan lebih dianjurkan melakukan hubungan suami istri saat hamil ketika pagi hari.

Tags