Kamis, 06 Desember 2018 09:45 WITA

Sebentar Lagi, Jantung Babi Bisa Ditransplantasikan Pada Manusia

Editor: Suriawati
Sebentar Lagi, Jantung Babi Bisa Ditransplantasikan Pada Manusia
Jantung babi (kiri) jantung Baboon (kanan)

RAKYATKU.COM - Jantung babi akan segera bisa ditransplantasikan kepada manusia yang sakit parah, untuk membantunya hidup lebih lama.

Meskipun terdengar seperti sebuah ide yang mustahil, namun peneliti yakin itu bisa menjadi kenyataan, karena sebuah studi penting membuktikan bahwa makhluk primata bisa hidup setelah menerima hati dari spesies lain. 

Peneliti itu dilakukan di Jerman, di mana seekor baboon mampu bertahan hidup selama 195 hari (enam bulan), setelah mendapatkan jantung babi.

Temuan ini mengejutkan para ilmuwan, sekaligus mendapatkan pujian.

Sebentar Lagi, Jantung Babi Bisa Ditransplantasikan Pada ManusiaTransplantasi jantung yang sehat dari satu hewan ke tubuh spesies lain dikenal sebagai xenotransplantation. Ini telah lama digembar-gemborkan sebagai jalan potensial untuk menyembuhkan orang yang mengalami masalah jantung yang mengancam jiwa.

"Gagal jantung di Amerika Serikat diperkirakan akan mencapai lebih dari delapan juta pada 2030, dan banyak dari orang-orang ini akan mati ketika menunggu donor organ," kata Dr Christoph Knosalla dari German Heart Centre Berlin.

Nah, jantung babi yang telah dimodifikasi secara genetik telah diusulkan sebagai solusi potensial untuk masalah ini. Kenapa tes dilakukan pada baboon? Karena itu adalah makhluk primata, alias kerabat dekat manusia. 

Jantung babi dimodifikasi secara genetik untuk memiliki respon imun atas reaksi antarspesies, sehingga membuatnya cocok pada penerimanya.

Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nature.