Sabtu, 24 November 2018 01:00 WITA

Waspada Penyakit Kulit yang Kerap Bermunculan saat Musim Hujan

Penulis: Himawan
Editor: Nur Hidayat Said
Waspada Penyakit Kulit yang Kerap Bermunculan saat Musim Hujan
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Musim hujan saat ini sudah mulai terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Pada periode ini, tak jarang ada beberapa ancaman penyakit yang siap menyerang kapan saja termasuk penyakit kulit.

Dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter mengatakan dalam kasus penyakit kulit di musim hujan biasanya disebabkan oleh genangan airyang berada d jalan. Jika terciprat di kulit, itu bisa menimbulkan masalah. 

"Biasanya hujan itu identik dengan genangan air di jalanan, itu bisa menyebabkan gatal-gatal, banyak spora jamur,” ujar dr. Dyan.

Perhatikan juga kaus Anda yang basah jika terkena hujan. Jika Anda tak segera menggantinya, menurut dr. Dyan itu juga berpotensi menghadirkan penyakit kulit di tubuh Anda.

Berikut ini beberapa penyakit kulit yang sering muncul akibat hujan dikutip dari KlikDokter:

1. Jamur

Jamur suka berkembang di tempat yang lembap. Ini biasanya muncul di kaus yang basah sehabis kena hujan atau terkena cipratan saat dalam perjalanan.

"Cirinya gatal-gatal. Gatalnya biasanya karena iritasi, lembap, atau karena ada infeksi jamurnya. Ini harus diperiksa. Kalau iritasi, tidak ada obat khusus, yang penting jaga kebersihannya dan jaga juga kesehatannya dengan pemakaian losion. Kalau ada jamur yang berarti harus pakai obat jamur. Tapi itu semua harus diperiksa ke dokter,” kata dr. Dyan.

2. Iritasi kulit

Menurut dr. Dyan, iritasi kulit bisa terjadi saat udara lembap. Kaus yang basah karena terkena hujan, misalnya, dapat mengakibatkan iritasi kulit, apalagi jika bergesekan dengan kulit secara berlebih.

loading...

3. Infeksi bakteri

"Iritasi dan kulit yang dalam keadaan lembap berpotensi digaruk-garuk, dan itu nantinya bisa ditumpangi oleh infeksi bakteri. Lama-lama kulit terluar rusak karena digaruk, lalu nanti bisa ditumbuhi bakteri juga. Akhirnya jadi infeksi lanjutan," jelas dr. Dyan.

4. Kulit merah-merah

Ini berbahaya bagi orang dengan kulit sensitif. Kulit nantinya akan menjadi merah-merah karena terlalu lama memakai kaus basah sehabis diguyur hujan.

"Terutama daerah lipatan, kalau basah jadinya mudah bergesekan, jadi kesat, dan mudah iritasi kulit. Iritasi ditandai dengan merah-merah, lama-lama bisa lecet, dan akhirnya merasa nyeri," ucap dr. Dyan.

Tips terhindar dari penyakit kulit

Penyakit-penyakit kulit di atas sebenarnya bisa dihindari. Salah satu cara yang mudah adalah dengan mengganti kaus atau pakaian yang sudah terkena hujan dalam waktu yang lama.

Selain itu, bagi Anda yang terkena hujan dan tidak cepat-cepat mandi, coba ubah kebiasaan seperti itu. Risiko Anda terkena berbagai macam penyakit kulit menjadi lebih besar. Kalau bisa, segera mandi bersih dengan sabun setelah terkena air hujan. Badan yang bersih membuat Anda terhindar dari penyakit.

Bagi Anda yang bepergian dengan motor dan harus memakai jas hujan, usahakan setelah memakai jas hujan, jemur sampai kering sebelum kembali dipakai. Jas hujan yang basah sangat berpotensi menghadirkan jamur karena lembap.

Loading...
Loading...