Kamis, 14 Juli 2016 18:10 WITA

Inilah Temuan Satgas Penanggulangan Vaksin Palsu

Editor: Mulyadi Abdillah
Inilah Temuan Satgas Penanggulangan Vaksin Palsu

RAKYATKU.COM - Satuan Tugas Penanggulangan Vaksin Palsu yang dipimpin oleh Menteri Kesehatan Nila F Moloek melansir hasil penelusuran Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) tentang vaksin palsu, Kamis (14/7/2016).

Hasilnya, terdapat 37 fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di 9 Provinsi yang mendapatkan vaksin dari sumber yang tidak resmi dengan jumlah sampel sebanyak 39 jenis.

“Badan POM sudah menguji sampel vaksin tersebut dan hasil menunjukkan dari 39 sampel ditemukan 4 sampel yang isinya tidak sesuai atau palsu, dan 1 sampel diduga palsu karena label tidak sesuai,” bunyi siaran pers Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes.

Selain itu, Badan POM juga melakukan uji terhadap barang sitaan Bareskrim Polri. Dari pemeriksaan terhadap 15 produk, terdapat 5 produk yang terbukti kandungannya palsu, 1 produk vaksin yang kadarnya tidak sesuai, dan 1 produk yang labelnya tidak sesuai.

loading...

Berdasarkan hasil penyidikan dari Bareskrim dan Badan POM itulah, Kemenkes melakukan pendataan ulang pasien yang menerima vaksin palsu.

"Kemenkes akan memberikan vaksinasi ulang kepada anak-anak yang terdata mendapat vaksin palsu. Vaksinasi ulang akan dimulai dari satu klinik yang berada di Ciracas Jakarta Timur pada pekan depan karena datanya telah tersedia,” pungkas siaran pers itu.

Loading...
Loading...