Senin, 12 November 2018 13:48 WITA

Minyak Kelapa Vs Minyak Zaitun, Mana yang Lebih Baik?

Editor: Suriawati
Minyak Kelapa Vs Minyak Zaitun, Mana yang Lebih Baik?
Minyak zaitun

RAKYATKU.COM - Ketika memilih minyak goreng, sebagian dari kita mungkin bertanya-tanya, mana yang lebih baik antara minyak zaitun atau minyak kelapa?

Pada dasarnya, kedua minyak ini sama-sama mengandung lemak, vitamin, nutrisi dan antioksidan. Tapi keduanya memiliki kelebihan yang berbeda. Mari kita bahas satu persatu!

Minyak Kelapa
Minyak kelapa sangat tinggi lemak jenuh, yaitu asam lemak rantai menengah dan asam laurat.

Asam laurat terbukti bermanfaat untuk menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh. Lebih khusus lagi, ini mampu menurunkan kadar kolesterol “jahat” (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol “baik” (HDL).

Asam lemak rantai menengah mampu meningkatkan efisiensi metabolisme, merangsang penurunan berat badan, mengatur tingkat darah gula, melindungi rambut dan kulit dari stres oksidatif, sebagai detoksifikasi tubuh dan meningkatkan efisiensi pencernaan.

Dalam hal penggunaannya di dapur,  minyak kelapa memiliki titik asap yang jauh lebih tinggi, dan dengan cepat kehilangan kepadatan nutrisi dan efek sehatnya.

Pada akhirnya, proses itu dengan cepat merubah minyak kelapa menjadi karsinogen, yang jelas buruk bagi kesehatan.

Minyak Kelapa Vs Minyak Zaitun, Mana yang Lebih Baik?Minyak Zaitun
Tidak seperti minyak kelapa, yang terdiri dari lemak jenuh, sebagian besar kandungan lemak minyak zaitun adalah dalam bentuk lemak tak jenuh tunggal, yaitu sekitar 75%.

Lemak tak jenuh tunggal secara tradisional dikenal lebih sehat daripada lemak jenuh, dan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL, sama seperti pada minyak kelapa. 

Lemak tak jenuh tunggal juga terkait erat dengan tingkat peradangan rendah di seluruh tubuh, serta perlindungan terhadap penyakit kardiovaskular.

Selain itu, minyak zaitun mengandung 100 kali lebih banyak vitamin E daripada minyak kelapa, yang membuatnya jauh lebih baik untuk perawatan kulit dan pencegahan stres oksidatif.

Dalam hal memasak, titik asap minyak zaitun murni kira-kira 320 derajat Fahrenheit, sekitar 30 derajat lebih rendah dari minyak kelapa. 

Jika Anda memilih minyak zaitun murni berkualitas tinggi (dengan keasaman rendah ), titik asap itu melompat ke lebih dari 400 derajat Fahrenheit.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa dalam beberapa keadaan, minyak kelapa bisa lebih unggul dari minyak zaitun, dan dalam skenario lain, kebalikannya yang benar.

Manfaat kesehatan dari kedua minyak yang diuraikan di atas juga harus dipertimbangkan dari kebutuhan.

Beberapa orang memilih minyak kelapa karena sifatnya yang fleksibel serta mengandung antibakteri, anti virus dan antioksidan.

Sementara yang lain beralih ke minyak zaitun untuk menjaga jantung mereka tetap sehat dan mencegah peradangan.