Selasa, 06 November 2018 01:31 WITA

Ponsel Bisa Picu Kolesterol

Editor: Aswad Syam
Ponsel Bisa Picu Kolesterol
Ilustrasi

RAKYATKU.COM – Sudah menjadi rahasia umum, jika ponsel bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan tubuh. 

Jika terlalu sering memainkannya, dikhawatirkan kita akan mengalami gangguan saraf, kurang tidur, hingga gangguan penglihatan. 

Sayangnya, banyak orang yang tidak sadar, jika radiasi dari ponsel juga bisa menyebabkan efek buruk bagi kondisi kolesterol tubuh.

Dilansir doktersehat yang mengutip dari CNN, fakta mengejutkan ini terungkap dari penjelasan dr. Djoko Maryono yang merupakan spesialis penyakit dalam dan jantung. 

Menurut dr. Djoko, radiasi elektromagnetik yang dipancarkan ponsel, ternyata mampu mengikat kolesterol yang ada di dalam darah. 

Hal ini akan ikut memicu penumpukan plak kolesterol di dalam pembuluh darah, dan akhirnya meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi, penyakit jantung, atau bahkan stroke.

Menurut dr. Djoko, kondisi ini lebih memungkinkan terjadi jika kita terlalu sering membawa atau menempatkan ponsel dekat dengan tubuh kita. Sebagai contoh, jika kita terlalu sering menyimpanya di saku atau bahkan menempatkan ponsel di atas kasur saat tidur, maka risiko untuk terpapar radiasi elektromagnetik dari ponsel akan jauh lebih besar

“Terlalu lama memakai ponsel, apalagi terlalu dekat dengan tubuh bisa mengikat kolesterol. Jangan simpan di saku. Jangan tidur dekat dengan ponsel,” jelas dr. Djoko.

Selain mewanti-wanti tentang bahaya radiasi dari ponsel, dr. Djoko juga menceritakan kondisi salah satu pasiennya yang baru berusia 30 tahun. Sang pasien adalah seorang atlet, bukan perokok, dan memiliki riwayat kesehatan yang sangat baik. Sayangnya, ia justru terkena serangan jantung meski kadar kolesterol dalam tubuhnya sebenarnya cukup rendah.

“Ternyata dia terkena paparan radikal bebas. Di tempat ia tinggal setidaknya ada 5 buah komputer yang menyala semalaman. Ditambah dengan adanya ponsel, tubuhnya terus terpapar radiasi elektromagnetik yang mempengaruhi kolesterol dan kesehatan jantungnya,” jelas dr. Djoko.

Selai paparan radiasi elektromagnetik, dr. Djoko juga menyebut ada hal lain yang bisa mengikat kolesterol dalam darah seperti polusi udara, asap rokok, radiasi sinar UV, pestisida, kandungan di dalam makanan cepat saji, hingga obat-obatan tertentu.