Sabtu, 03 November 2018 17:53 WITA

Pisang Muda Vs Pisang Matang: Mana Yang Lebih Menyehatkan?

Editor: Suriawati
Pisang Muda Vs Pisang Matang: Mana Yang Lebih Menyehatkan?
INT

RAKYATKU.COM - Pisang bisa diolah dan dikonsumsi baik dalam keadaan belum matang maupun sudah matang.

Keduanya memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing, dan Anda bisa menyesuaikannya dengan tujuan kesehatan Anda. Mari kita bahas satu persatu.

Pisang matang
Ketika pisang matang, maka pati resisten di dalamnya berubah menjadi serat yang lebih mudah dicerna, disebut pektin.

Pisang yang matang juga memiliki lebih banyak gula, yang membuatnya terasa lebih manis.

Pisang yang matang cenderung dicerna lebih cepat, dan mungkin juga menyediakan lebih banyak antioksidan daripada pada buah yang belum matang. 

Sisi negatif
Hal buruk tentang pisang matang bisa berbahaya bagi penderita diabetes karena kandungan gulanya. Itu dapat menyebabkan lonjakan.

Selain itu, proses pematangan mengurangi konsentrasi dari mineral dan vitamin dalam pisang.

Loading...

Pisang muda
Pisang muda mengandung pati resisten yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Ini berarti pisang yang belum matang dapat membuat Anda merasa kenyang untuk waktu yang lebih lama, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan.

Pati juga akan merangsang metabolisme Anda, sehingga meningkatkan pembakaran lemak di tubuh. 

Sisi negatif
Makan pisang mentah tidak begitu menyenangkan, karena rasanya pahit dan teksturnya kadang bergetah.

Beberapa bahan aktif dalam pisang yang belum matang juga dapat menghambat produksi enzim dalam tubuh, sehingga lebih sulit bagi tubuh Anda untuk mencerna karbohidrat kompleks. Itu bisa menyebabkan Anda kehilangan beberapa nutrisi potensial dalam buah.

Kesimpulan
Satu-satunya pilihan yang jelas antara pisang matang dan belum matang adalah untuk pasien diabetes, yang harus membatasi atau mengatur secara ketat asupan pisang matang yang kaya gula.

Loading...
Loading...