Kamis, 01 November 2018 01:00 WITA

Tanda Mrs V Tak Lagi Kencang dan 4 Cara Merapatkannya Kembali

Editor: Abu Asyraf
Tanda Mrs V Tak Lagi Kencang dan 4 Cara Merapatkannya Kembali
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Organ intim yang satu ini sangat memengaruhi kehidupan seksual seorang wanita dan suaminya. Pasalnya, vagina yang sudah tak kencang bisa membuat para wanita kehilangan kepercayaan diri serta kepuasan seksual saat berhubungan seks. 

Selain itu, otot vagina yang mengendur juga bisa berdampak pada kesehatan. Namun jangan khawatir dulu, Anda masih bisa melakukan beragam senam untuk mengencangkan vagina yang terasa kendur. 

Tak seperti otot-otot pada tangan atau kaki yang digunakan sehari-hari, otot-otot di sekitar vagina seperti otot panggul bawah dan otot kandung kemih tidak akan begitu terasa ketika mulai melemas. 

Berikut ini beberapa tanda yang bisa dikenali jika organ kewanitaan Anda sudah tak kencang lagi seperti dulu:

1. Inkontinensia Urine

Inkontinensia urin terjadi ketika wanita sering mengompol secara tiba-tiba atau sulit menahan desakan untuk buang air kecil. Salah satu pemicu kondisi ini adalah otot kandung kemih yang biasanya bertanggung jawab untuk mengendalikan laju urine melemah. Akibatnya, otot tersebut kesulitan berkontraksi ketika harus menahan keluarnya urine.

2. Sulit Mendapat Kepuasan Seksual

Kalau vagina Anda mengendur, Anda dan pasangan mungkin akan sulit mencapai klimaks atau mendapat kepuasan saat berhubungan seks. Jika posisi atau aktivitas seksual yang biasa Anda lakukan bersama pasangan bisa membawa Anda menuju puncak kenikmatan sudah tidak mempan lagi, mungkin penyebabnya adalah vagina yang tak kencang.

3. Mudah Dimasukkan Jari atau Benda Lain

Salah satu cara yang paling mudah untuk melihat apakah vagina sudah tidak rapat lagi adalah dengan memasukkan jari-jari. Jika dua atau tiga jari bisa dengan mudah masuk tanpa rasa sakit atau sensasi tertentu, ini berarti otot-otot di daerah kewanitaan Anda sudah tidak bekerja sebaik dulu lagi.

Namun, Anda tidak perlu merasa malu apalagi kecewa dengan diri sendiri kalau mengalami masalah ini. Meskipun jarang dibicarakan secara terbuka, otot vagina yang melemas adalah sebuah kondisi yang umum dialami wanita. 

Salah satu penyebabnya adalah proses penuaan alami. Seiring bertambahnya usia, kadar hormon estrogen akan menurun sehingga otot panggul bawah pun jadi melemah. Selain itu, bibir vagina juga akan kehilangan kelenturannya sehingga vagina jadi terasa lebih longgar.

Jika Anda masih muda tapi sudah mengalami masalah ini, tak perlu khawatir. Organ intim Anda juga bisa merenggang karena proses persalinan normal. Biasanya wanita yang baru saja melahirkan akan mengalami masalah ini.

Cara Mengembalikan Organ Wanita Jadi Kencang Lagi

Berapa pun usia atau penyebab vagina Anda tak lagi rapat, ada cara mudah untuk meremajakan kembali organ kewanitaan Anda. Silakan contek beragam senam untuk mengencangkan vagina berikut ini dan buktikan sendiri hasilnya.

1. Senam Kegel

Cara melakukan senam kegel sangat mudah. Pertama, Anda harus tahu di mana letak otot panggul bawah Anda. Berpura-puralah untuk menahan diri ketika ingin buang air kecil. Otot yang berkontraksi saat Anda menahan kencing adalah otot panggul bawah. 

Setelah mengetahui letaknya, Anda bisa melatih otot panggul bawah sambil berbaring, duduk, atau berdiri. Pastikan bahwa kantong kemih Anda sudah kosong. Kemudian, kencangkan dan tahan otot tersebut selama lima detik. Bernapaslah seperti biasa selama Anda melakukan senam ini. Lepaskan otot dan beri jeda selama sepuluh detik sebelum mengulanginya lagi.

Jika sudah terbiasa melakukan senam kegel, Anda bisa menambah durasi saat melatih otot panggul bawah jadi sepuluh detik. Beri jeda selama sepuluh detik pula. Ulangi latihan tersebut selama kira-kira lima kali dalam satu sesi senam.  

2. Angkat Kaki

Baringkan punggung Anda di atas alas yang datar. Perlahan-lahan, angkat kedua kaki Anda hingga tegak lurus membentuk sudut 90 derajat. Posisikan kedua tangan Anda pada masing-masing sisi tubuh. Tahan posisi ini selama yang Anda mampu atau kira-kira delapan detik. 

Kemudian, turunkan kembali kedua kaki Anda perlahan-lahan sampai posisi tubuh Anda berbaring lurus. Ulangi lagi gerakan tersebut sampai kira-kira sepuluh kali. Jika sudah terbiasa, Anda bisa mengulangi senam ini hingga tiga sampai lima kali sehari.

3. Squat

Berdirilah dengan tegak. Buka kaki Anda hingga sedikit lebih lebar dari pinggul Anda. Rentangkan kedua tangan ke samping seperti melebarkan sayap. Secara perlahan, turunkan pinggul Anda sampai kedua lutut Anda menekuk, seolah-olah Anda ingin berjongkok. 

Pastikan bahwa kedua kaki Anda tetap terbuka lebar. Tahan posisi ini sambil mengencangkan otot perut, pinggul, pantat, panggul, dan paha selama yang Anda mampu. Setelah itu, berdirilah kembali ke posisi semula dan ulangi gerakan ini sampai dua belas kali.

4. Senam Pinggul

Baringkan punggung Anda di atas alas yang datar. Tekuk kedua lutut dan pastikan kedua telapak kaki Anda menyentuh alas sehingga sudut lutut Anda membentuk segitiga. Posisikan kedua tangan Anda di samping tubuh. Lebarkan kedua lutut Anda sampai sebatas pinggul. 

Lalu, angkat pinggul dan pantat Anda sambil menahan agar bahu tetap menyentuh alas. Dalam posisi pinggul di udara, gerakkan pinggul Anda membentuk angka delapan. Turunkan tubuh dengan menempelkan punggung bawah ke lantai, diikuti dengan pinggul Anda. Ulangi gerakan tersebut sampai delapan kali.
 

Tags