Minggu, 28 Oktober 2018 01:30 WITA

Pria Wajib Tahu, Inilah Waktu Gairah Seks Wanita Memuncak

Editor: Eka Nugraha
Pria Wajib Tahu, Inilah Waktu Gairah Seks Wanita Memuncak
ilustrasi

RAKYATKU.COM --- Nafsu seks wanita diatur oleh siklus menstruasi. Maka, gairah juga akan naik turun mengikuti siklus bulanan Anda. Puncak dari gairah seksual wanita biasanya terjadi pada saat ovulasi, yang juga dikenal dengan istilah masa subur.

Masa ovulasi adalah salah satu tahap dalam siklus menstruasi di mana wanita sedang subur-suburnya. Pada masa ovulasi, indung telur di rahim melepaskan sel telur. Sel telur akan lantas turun ke tuba falopi untuk bertemu dengan sel sperma dan membentuk janin. Peluang kehamilan Anda bila berhubungan seks tanpa alat kontrasepsi akan sangat tinggi pada masa subur ini.

Masa ovulasi berarti sel telur dilepaskan dan menunggu untuk dibuahi. Maka dalam beberapa hari setelah perdarahan menstruasi selesai selanjutnya wanita bisa saja memasuki masa ovulasi. Kira-kira ini terjadi di hari ke 10 sampai 19 dalam siklus menstruasi Anda.

Sebuah penelitian dalam jurnal Human Reproduction menguak bahwa frekuensi seks pasangan akan meningkat hingga 24 persen ketika wanita memasuki masa ovulasi.

Penelitian lain yang diprakarsai oleh tim ahli dari University of Virginia di Amerika Serikat (AS) juga membuktikan bahwa wanita jauh lebih mudah terangsang dan mencapai orgasme di tengah-tengah siklus menstruasi, yaitu pada saat ovulasi.

loading...

Begitu juga dengan studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Arizona State Universtity. Studi ini mengungkapkan bahwa frekuensi wanita melakukan masturbasi meningkat ketika memasuki masa subur.

Ada beberapa kemungkinan mengapa nafsu seks wanita memuncak di masa subur. Alasan yang paling kuat yaitu tubuh manusia secara biologis memang dirancang untuk melakukan reproduksi. Maka ketika memasuki masa subur, otak menangkap sinyal dari sistem reproduksi wanita untuk berhubungan seks agar peluang kehamilan lebih besar. Reaksi otak ini bersifat otomatis, entah Anda dan pasangan sedang menginginkan keturunan atau tidak

Seorang pakar epidemiologi dari National Institute of Environmental Health Sciences di AS, dr. Allen Wilcox juga menjelaskan alasan lainnya. Menurut dr. Allen Wilcox, produksi zat kimia alami bernama feromon dalam tubuh wanita meningkat saat ovulasi. 

"Zat feromon ini akan ditangkap oleh indra penciuman dan otak pasangan sehingga wanita jadi lebih menggoda dan menggairahkan," kata dia.

Loading...
Loading...