Jumat, 19 Oktober 2018 03:00 WITA

Beberapa Gangguan Aktivitas Seks Pasca Terkena Stroke

Editor: Adil Patawai Anar
Beberapa Gangguan Aktivitas Seks Pasca Terkena Stroke

RAKYATKU.COM - Stroke adalah salah satu masalah fisik yang menyebabkan pria dan wanita mengalami gangguan fisik. Kondisi ini akan memengaruhi banyak aspek pada tubuh khususnya stroke yang menyebabkan penurunan fungsi tubuh. Gangguan ini menyebabkan pria atau wanita membatasi aktivitas fisiknya termasuk seks di dalamnya.

Nah, apakah seks pasca terserang stroke akan selesai begitu saja? Lantas apa saja gangguan seks yang akan dialami oleh pasangan khususnya pria saat seks pasca mendapatkan perawatan stroke? Simak beberapa ulasan di bawah ini dengan saksama.

Disfungsi ereksi sementara
Seseorang yang mengalami stroke akan terganggu organ vitalnya. Beberapa bulan pasca stroke, pria akan mengalami gangguan ereksi. Tubuh akan susah merespons rangsang sehingga seks tidak akan bisa dilakukan. Kondisi ini cukup normal dan bisa terjadi pada siapa saja yang mengalami stroke ringan hingga agak berat.

Dari beberapa pria yang mengalami impotensi pasca stroke, 80 persen di antaranya kembali mendapatkan kemampuan ereksi. Pada bulan-bulan awal pasca infeksi mungkin akan sangat berpengaruh sehingga pria wajib bersabar dan tidak frustrasi karena kemampuan seksnya akan menurun dengan sendirinya.

Ketakutan akan mengalami stroke saat bercinta
Tidak bisa dimungkiri lagi kalau masalah seks tidak hanya berkaitan dengan masalah fisik saja, tapi juga mental. Secara fisik mungkin pria bisa melakukan seks dan memiliki ereksi yang sempurna. Namun, secara mental mereka sering ketakutan sehingga aktivitas seks yang dilakukan tidak akan bisa berjalan dengan lancar.

Selama perawatan stroke berjalan dengan lancar dan mengikuti prosedur yang disarankan oleh dokter, seks tetap bisa berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, pria disarankan untuk tidak terlalu memikirkan banyak hal yang membebani aktivitas seks. Hal senada juga berlaku pada wanita yang baru saja mengalami stroke.

Penurunan libido yang cukup signifikan
Stroke yang terjadi pada pria dan wanita akan menyebabkan penurunan libido yang cukup signifikan. Penurunan ini menyebabkan gangguan yang hebat dalam seks. Pria atau wanita akan kehilangan kemampuan menikmati seks sehingga saat diajak oleh pasangan pun mereka akan lebih sering menolaknya.

Penurunan libido ini sebenarnya bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan yang bisa meningkatkan gairah. Sayangnya, tidak semau makanan bisa dikonsumsi dengan kondisi stroke dan pasca perawatannya. Lakukan konsultasi dahulu dengan dokter agar tidak salah makan dan apa saja yang dikonsumsi aman.

Penurunan fungsi anggota tubuh
Stroke ringan akan menyebabkan beberapa anggota tubuh mengalami gangguan berupa kelumpuhan. Tangan, kaki, dan beberapa zona tubuh tidak akan bisa difungsikan lagi dengan maksimal. Namun, dengan latihan yang teratur, fungsinya akan kembali meski butuh waktu yang lama.

Penurunan fungsi tubuh seperti lumpuh pada kaki dan tangan tentu akan memengaruhi aktivitas seks. Pria atau wanita akan susah melakukan seks seperti melakukan gaya tertentu. Kondisi ini akan memengaruhi kenikmatan seks sehingga beberapa orang lebih memilih tidak melakukannya.

Mati rasa di sekitar kemaluan
Selain di bagian tubuh untuk bergerak dan juga area kepala, pasca stroke juga akan ada gangguan di sekitar penis. Pria akan mengalami penurunan sensitivitas dan rangsangan sehingga penis akan susah merespons. Meski mendapatkan rangsangan yang besar sekali pun, pria tidak akan bisa mendapatkan ereksi dan menikmati seks.

Mati rasa saat melakukan seks bisa membuat pria susah menikmati aktivitas ranjangnya. Mereka pun juga susah memperoleh orgasme dan ejakulasi.

Inilah beberapa gangguan seks yang terjadi pasca stroke. Semoga kita semua tidak mengalami stroke dan memiliki hidup yang baik.

Tags