Selasa, 16 Oktober 2018 05:00 WITA

Wanita Muda adalah Pendengkur Terburuk

Editor: Aswad Syam
Wanita Muda adalah Pendengkur Terburuk
Ilustrasi

RAKYATKU.COM - Wanita muda, telah menyusul pria sebagai pendengkur paling menjengkelkan untuk pertama kalinya. Demikian diungkap sebuah penelitian.

Meskipun membuat kebisingan malam hari terutama dikaitkan dengan kelebihan berat badan, dan pria paruh baya. Namun sebenarnya, wanita yang lebih muda lebih banyak membuat orang terjaga pada malam hari.

Sebuah survei gangguan tidur yang dilakukan oleh Rumah Sakit Royal National Throat, Hidung dan Telinga menemukan, ada pergeseran pada pendengkur.

Sementara 31 persen laki-laki belajar keras tiga kali per minggu, angka itu 34 persen untuk perempuan di kelompok usia 25-34 tahun.

Namun, pada kelompok usia yang lebih tua, pria yang menggerutu dan mendengus sampai fajar.

Dalam kelompok usia 55-64, 45 persen pria belajar mendengkur, sementara hanya 35 persen wanita yang terdengar menyebabkan keributan tengah malam. 

Itu juga ditemukan setelah 75 jumlah mendengkur turun drastis. 

Meskipun tidak ada perbaikan standar untuk mendengkur, NHS merekomendasikan mengikat bola tenis ke piyama, untuk menjaga pendengkur di depan atau sampingnya.

Awal tahun ini, studi terkait mendengkur dengan demensia.

Mendengkur keras bisa menjadi tanda peringatan dini untuk masalah demensia dan ingatan, kata para ilmuwan pada Juli.

Orang-orang dengan apnea tidur obstruktif, yang sering menyebabkan dengkuran berat, lebih buruk dalam tes memori dan memiliki perubahan di otak terkait dengan demensia, sebuah penelitian menemukan.

Setidaknya setengah juta warga Inggris menderita kondisi ini, yang umum terjadi pada pria yang kelebihan berat badan setengah baya, dan menyebabkan dinding tenggorokan menyempit saat tidur, berhenti bernapas.

Para ilmuwan dari Universitas Sydney, menyarankan ini bisa mengecilkan bagian otak dengan mengurangi kadar oksigen dalam darah.

Loading...