Kamis, 11 Oktober 2018 07:30 WITA

Bukan Makanan, Ini Faktor Dominan Penyebab Kolesterol yang Tak Terduga

Editor: Abu Asyraf
Bukan Makanan, Ini Faktor Dominan Penyebab Kolesterol yang Tak Terduga
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Ada yang menganggap orang gemuk paling rentan kolesterol? Alasannya, orang gemuk mengonsumsi lemak berlebih yang akhirnya meningkatkan kolesterol jahat. 

Faktanya, banyak orang yang tampak kurus, kadar kolesterolnya justru lebih tinggi. Faktor makanan disebutkan hanya sepertiga pengaruhnya sebagai penyebab meningkatnya kadar kolesterol.

Dokter spesialis saraf RS Siloam Karawaci, Rocksy Fransisca mengatakan, pikiran dan stres justru menjadi faktor paling dominan menyebabkan kolesterol jahat meningkat. 

"Dua pertiganya dipengaruhi pikiran. Saat stres otak menghadirkan hormon kortisol, itu dapat menaikkan kadar kolesterol secara cepat," kata Rocksy dalam sebuah diskusi di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Oleh sebab itu, kata Rocksy, tak mengherankan jika orang kurus ternyata bisa memiliki tingkat kolesterol yang tinggi. Sebaliknya, orang gemuk juga belum tentu berkolesterol tinggi.

Untuk mencegahnya, bisa dilakukan dengan tetap menjaga pikiran agar tidak stres dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan. Namun semuanya dilakukan dengan catatan harus tetap menjaga kesehatan dan tidak melakukan faktor-faktor pencetus kolesterol. 

"Kalau bisa mengeluarkan endorfin yang banyak, manfaat bagi tubuh seperti metabolisme tubuh lebih baik dan kolesterol bisa menurun," ujar Rocky. 

Seperti diketahui, ada beberapa pola hidup yang termasuk faktor risiko kolesterol. Faktor tersebut antara lain konsumsi makanan berlemak, merokok, berat badan berlebih, kurang berolahraga. 

Pengendalian kolesterol bisa dilakukan dengan melaksanakan pola hidup sehat, misalnya mengurangi konsumsi makanan berlemak, berhenti merokok, konsumsi buah dan sayuran yang cukup, dan olahraga teratur. 

Dokter spesialis penyakit dalam dan jantung Djoko Maryono mengatakan kadar kolesterol jahat dalam tubuh tidaklah sulit. Ia punya beberapa cara praktis untuk menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. 

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan berolahraga. Tak butuh olahraga dalam waktu lama, Djoko mengatakan hanya butuh 30 menit sehari untuk berolahraga agar terhindar dari masalah kolesterol. 

"Olahraga 30 menit saja. Sekitar 15 menit pertama biar terbakar gulanya, 15 menit kedua biar terbakar kolesterolnya," kata Djoko. 

Djoko menjelaskan, ada beberapa olahraga yang cocok untuk menurunkan kolesterol, misalnya bersepeda, jalan kaki, atau berenang. Jalan kaki pun sebenarnya sudah bisa mengurangi kadar kolesterol dalam darah. 

"Cari tempat makan yang agak jauh. Get your lunch with your feet. Jalan berapa ratus meter saja. Itu lebih menyehatkan," ujar Djoko. 

Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi berat badan. Kendati tidak semua orang gemuk memiliki kolesterol tinggi, atau orang kurus tidak berpotensi punya masalah kolesterol, ada baiknya jaga berat badan Anda dalam ukuran normal. 

Ia juga menganjurkan untuk melakukan diet demi menurunkan kolesterol. Ia mengimbau agar lebih banyak memakan sayur dan buah.