Selasa, 09 Oktober 2018 05:05 WITA

Ini Batas Maksimal Konsumsi Cokelat Bagi Penderita Maag

Editor: Aswad Syam
Ini Batas Maksimal Konsumsi Cokelat Bagi Penderita Maag
Ilustrasi cokelat

RAKYATKU.COM – Maag sering dianggap sepele. Tapi realitasnya, maag bisa membuat kita merasa sangat menderita. 

Dalam banyak kasus, penderita maag bisa sampai kehilangan selera makan, terus mengalami sensasi tidak nyaman pada perut, dan terganggu aktivitasnya. 

Karena alasan inilah, penderita maag tidak boleh makan dengan sembarangan. Mereka harus mematuhi beberapa pantangan, agar tidak sampai terkena serangan kenaikan asam lambung.

Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari penderita maag adalah makanan pedas, makanan berlemak, minuman bersoda, dan cokelat. 

Khusus untuk cokelat, banyak orang yang mengaku sulit untuk menghindari makanan ini, karena rasanya yang enak dan kemampuannya dalam menenangkan pikiran. 

Padahal, dalam realitasnya, mengonsumsi cokelat bisa memicu datangnya serangan maag. Hal ini disebabkan oleh kandungan di dalamnya yang bisa menyebabkan refluks asam lambung. Kandungan ini adalah kafein yang juga bisa ditemui di dalam kopi, minuman yang juga sebaiknya dihindari oleh penderita maag.

Lantas, seberapa banyak batasan konsumsi cokelat yang masih dianggap aman untuk dikonsumsi oleh penderita maag? 

Dilansir dari doktersehat, pakar kesehatan menyebutkan, hal ini ternyata bergantung pada tingkat keparahan maag yang diderita. Hal ini berarti, penderita maag harus berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu untuk mengetahui batasan mengonsumsi cokelat dan makanan-makanan lainnya agar aman bagi kondisi kesehatan mereka.

Berdasarkan jurnal berjudul Heart, terdapat sebuah penelitian yang membuktikan bahwa mengonsumsi cokelat dengan ukuran 3,5 ons setiap hari bisa membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Hanya saja, cokelat yang dimaksud adalah cokelat berjenis dark chocolate yang biasanya memiliki kandungan yang masih berkualitas, khususnya dalam hal memiliki kandungan flavonol dan polifenol yang tinggi.

Patokan ini mungkin bisa dijadikan batasan konsumsi cokelat bagi siapa saja untuk mengonsumsinya setiap hari. Hanya saja, khusus bagi penderita maag, bisa jadi konsumsi cokelat yang aman bagi kondisi kesehatannya lebih rendah dari jumlah tersebut. Selain itu, ada baiknya penderita maag juga tidak terlalu sering untuk mengonsumsi cokelat demi mencegah datangnya serangan refluks asam lambung yang tentu bisa membuat kondisi badan tidak nyaman.