Senin, 08 Oktober 2018 04:30 WITA

Penyebab Libido Wanita Naik Saat Menstruasi

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Penyebab Libido Wanita Naik Saat Menstruasi
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Saat sedang menstruasi, wanita tidak akan mau berhubungan seks dengan pasangan. Selain itu, norma di masyarakat yang berkembang juga mengatakan kalau seks saat menstruasi tidak bisa dilakukan. Pertama, wanita mengeluarkan darah kotor. Selain itu, ada kemungkinan infeksi yang akan terjadi pada pria dan juga wanita.

Nah, yang menjadi masalah saat ini adalah, wanita justru sering mengalami kenaikan libido saat menstruasi. Jadi, wanita lebih bergairah saat dirangsang bukan hanya saat sedang masa subur saja, tapi juga saat haid. Untuk mengetahui lebih banyak tentang libido yang dialami oleh wanita saat haid, simak ulasan di bawah ini.

Penyebab wanita mengalai kenaikan libido

Saat sedang menstruasi hormon progesteron akan berada pada konsentrasi terendahnya. Seperti yang kita tahu, hormon progesteron menyebabkan penurunan libido pada wanita cukup besar. Saat menstruasi, gangguan ini menurun sehingga gairah seksual wanita akan mengalami kenaikan.

Lebih lanjut, saat menstruasi terjadi, hormon androgen yang di dalamnya ada testosteron juga meningkat. Hormon ini menyebabkan gairah seksual dari wanita meningkat cukup kuat. Peningkatan ini membuat wanita mudah sekali mendapatkan rangsangan meski tidak semau wanita ingin melakukan seks.

Saat menstruasi rasa sakit pada perut bawah wanita akan berjalan dengan intens. Jadi, alih-alih melakukan seks, wanita lebih sibuk dengan cara mengurangi rasa sakit di perutnya. Wanita jadi malas karena kalau melakukan seks atau menerima rangsangan, rasa sakit dan nikmat akan membuat mereka bingung mana yang harus dirasakan.

Bolehkah seks dilakukan saat menstruasi?

Sebenarnya seks bisa dilakukan kapan saja meski wanita sedang menstruasi. Namun, ada beberapa hal yang harus dilakukan pasangan sebelum melakukan seks agar berjalan dengan lancar dan tidak berisiko sebabkan gangguan kesehatan.

1. Jangan memaksakan diri

Jangan memaksakan diri melakukan seks kalau tidak nyaman. Biasanya ada wanita yang tetap merasakan sakit di perut bawah pasca PMS. Jadi, sesuaikan dengan kondisi tubuh.

2. Selalu bersihkan vagina pasca seks

Setelah melakukan seks, jangan lupa untuk segera membersihkan diri. Dilansir laman Doktersehat, bersihkan area vagina dari darah yang mungkin keluar atau mengenai penis.

3. Pilih waktu seks yang tepat

Wanita yang sedang menstruasi tidak setiap menit akan mengeluarkan darah. Kalau darah terus keluar, wanita bisa mengalami kekurangan darah dan lemas. Darah biasanya keluar pada saat-saat tertentu seperti awal menstruasi dan akhir-akhir saat sisa darah menstruasi keluar.

Kalau Anda berniat melakukan seks, ada baiknya untuk memilih waktu saat darah menstruasi tidak keluar dalam jumlah banyak. Kalau darah tidak keluar, pasangan mungkin tidak akan takut atau mungkin jijik. Kalau keluar darah tetap lanjutkan saja hingga seks usai karena bisa berguna sebagai tambahan pelumas.

4. Selalu gunakan kondom

Karena kemungkinan darah menstruasi akan keluar karena tekanan dari menstruasi, ada baiknya untuk selalu menggunakan kondom. Dengan kondom, seks bisa berjalan dengan lebih aman baik dari sisi wanita atau pria.

Alternatif seks saat menstruasi

Kalau Anda terpaksa tidak bisa melakukan seks, tapi gairah sedang ada di puncak, jangan terlalu ditahan. Wanita masih bisa menikmati seks tanpa harus melalukan penetrasi vaginal dengan pasangan. Wanita bisa menggunakan alat bantu seks dan mengontrol penetrasinya agar tidak sakit.

Selanjutnya wanita dan pasangan juga bisa melakukan masturbasi mutualisme. Dengan masturbasi ini, pasangan bisa saling merangsang dan terpuaskan meski tanpa penetrasi vaginal.