Kamis, 04 Oktober 2018 01:30 WITA

Cuci Muka Pakai Baking Soda, Ini Tipe Wajah yang Cocok Melakukannya

Editor: Abu Asyraf
Cuci Muka Pakai Baking Soda, Ini Tipe Wajah yang Cocok Melakukannya
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Banyak yang mengakui berbagai manfaat baking soda untuk wajah. Salah satunya yaitu kemampuan baking soda sebagai eksfoliator alami.

Bolehkah pakai baking soda untuk cuci muka? Ahli kecantikan dr Damar Upahita mengatakan, baking soda untuk wajah adalah melembutkan dan mencerahkan kulit, tetapi menggunakannya untuk cuci muka bukan cara yang tepat. 

Ada beberapa alasan mengapa baking soda tidak boleh digunakan untuk wajah Anda seperti dikutip dari Hellosehat.com:

1. Perbedaan pH

Baking soda atau natrium bikarbonat paling sering digunakan untuk meredakan perut mulas karena termasuk bahan kimia dasar yang membantu menetralkan asam.

Nah, hal itu juga bisa terjadi pada kulit Anda, baking soda bisa membuat kulit yang asam jadi netral. Namun, bukan berarti hal ini baik ya.

Pasalnya, kulit yang sehat itu memiliki pH yang sedikit asam. Kondisi tersebut bisa melindungi wajah dari berbagai kotoran dan minyak. Selain itu, asam pada kulit juga penting untuk kesehatan kulit Anda secara menyeluruh.

Jika Anda menggunakan baking soda untuk cuci muka, sifat asam di kulit akan hilang. Hal ini mengakibatkan menurunkan produksi minyak alami, menganggu bakteri alami kulit, dan mengubah pH wajah.

Kondisi kulit wajah yang seperti itu justru akan mudah menimbulkan jerawat, komedo, dan iritasi.

2. Menimbulkan iritasi

Meskipun umumnya tidak berbahaya, baking soda dapat mengiritasi kulit. Kebanyakan orang tidak tahu bahwa kulitnya sensitif terhadap baking soda sampai mulai menerapkannya langsung ke kulit.

Efek samping seperti ruam, kemerahan, dan terbakar sering terjadi pada sebagian orang ketika digunakan dalam deodoran buatan sendiri atau alami.

Jika Anda bereaksi terhadap baking soda, hindari produk baking soda dan gunakan losion pelembab bebas pewangi sampai iritasi hilang.

3. Terlalu mengeksfoliasi

Eksfoliasi berlebihan dapat menyebabkan kemerahan, jerawat, rasa terbakar, dan kulit kering. American Academy of Dermatology menyarankan untuk memberikan banyak waktu pada kulit Anda di antara perawatan eksfoliasi untuk mencegah iritasi atau sama sekali menghindarinya jika Anda memiliki kulit sensitif.

Mirip seperti lulur garam atau gula, baking soda bertindak sebagai exfoliator fisik ketika tidak sepenuhnya larut dalam air. Exfoliasi dapat bermanfaat, tetapi mengeksfoliasi siang dan malam, seperti yang Anda lakukan jika Anda mencuci muka dengan baking soda, tidak disarankan.

Pilih bahan alami lain yang aman Jika Anda berpikir untuk mencuci muka dengan bahan alami, tak perlu mencoba baking soda. Anda bisa melakukannya dengan minyak esensial seperti minyak zaitun, minyak jojoba, dan minyak kelapa.

Minyak esensial tersebut dapat menghilangkan makeup dan produk berbasis minyak lainnya. Namun penting untuk Anda melakukan tes alergi terlebih dahulu terhadap minyak esensial yang Anda gunakan. Pasalnya banyak kulit sensitif terhadap penggunaan minyak esensial.

Pembersih wajah yang lembut dengan beberapa bahan sederhana seperti gliserin dapat membantu Anda menjaga hidrasi minyak alami di kulit. Ini sangat cocok jika kulit Anda kering.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan cuka apel yang dilarutkan atau witch hazel sebagai pencuci muka. Bahan ini dapat menyegarkan wajah Anda.