Rabu, 03 Oktober 2018 10:52 WITA

Jangan Asal Sumbang Popok Bayi untuk Pengungsi

Editor: Nur Hidayat Said
Jangan Asal Sumbang Popok Bayi untuk Pengungsi
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah mengakibatkan puluhan ribu warga kehilangan rumahnya dan terpaksa menjadi pengungsi. 

Menurut penjelasan Menkopolhukam, Wiranto, saat konfensi pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (1/10/2018), tak kurang 59 ribu warga bertahan di 109 lokasi pengungsian. Di antara pengungsi tersebut, juga terdapat banyak anak-anak bahkan bayi.

Popok bayi pun menjadi salah satu barang yang sangat dibutuhkan. Utamanya popok bayi sekali pakai atau pospak. Namun jangan asal menyumbang. Agar lebih bermanfaat, Anda dapat menggunakan panduan berikut ini saat memilihnya seperti dikutip Kumparan:

1. Cermat pilih ukuran
Pospak dijual dengan berbagai ukuran S, M, L, XL hingga XXL. Setiap ukuran, diperuntukkan menyesuaikan dengan berat badan bayi. 

Umumnya ukuran S diperuntukkan untuk bayi dengan berat badan 3-8 kg, ukuran M untuk 7-12 kg, ukuran L untuk 10-15 kg, ukuran XL untuk 12-18 kg dan XXL untuk 18-25 kg. Meski begitu, beda merek pospak bisa saja beda ukurannya.

Karena anak dan bayi yang ada di tempat pengungsian jumlahnya banyak, tentu saja berat badan mereka juga beragam. 

Karena itu, bila memungkinkan cobalah beri pospak dalam dua atau tiga ukuran. Tapi jangan terlalu beragam, agar lebih banyak yang bisa memakainya. 

2. Perhatikan daya serap dan daya tampung
Pilihlah popok yang dapat menyerap urine bayi lebih cepat dan dapat menampung lebih banyak dibandingkan popok lainnya. 

Selain berpotensi bocor, popok yang lamban dan sedikit menyerap akan membuat risiko iritasi pada kulit bayi karena lembab. 

3.  Pilih tipe celana
Di tempat pengungsian, tidak ada banyak tempat untuk bisa dengan leluasa mengganti popok bayi. Itu sebabnya, pospak tipe celana akan lebih mudah digunakan. 

Selain itu, dengan segala keterbatasan kondisi, anak-anak di tempat pengungsian mungkin harus lebih banyak bergerak.   

4.  Utamakan yang memiliki perekat belakang
Beberapa jenis pospak memiliki perekat pada bagian belakang/bokong yang gunanya untuk menggulung rapi pospak setelah digunakan sehingga kotoran di dalamnya tidak tercerer. 

Bila ada, pospak ini lebih baik karena dapat menjaga tempat pengungsian tetap bersih. 

5. Bijak pilih kualitas
Anda mungkin juga bisa menemukan pospak yang dijual grosiran dengan harga murah. Tapi jangan tergesa-gesa membeli karena harga murahnya ini. 

Periksa juga kualitasnya seperti kelembutan dan kekuatan bahannya. Meski dalam kondisi darurat, popok bayi harus cukup nyaman dan lembut agar bayi tetap nyaman selama memakainya.