Sabtu, 15 September 2018 01:00 WITA

Sulit Tidur? Coba Deh Teknik Terlelap Jitu ala Tentara AS

Editor: Nur Hidayat Said
Sulit Tidur? Coba Deh Teknik Terlelap Jitu ala Tentara AS
Foto: Medium.

RAKYATKU.COM - Tidur merupakan kebutuhan manusia. Dalam 24 jam, manusia butuh 6-8 jam unutk tidur. Bisa saja kurang karena kebutuhan tiap orang berbeda-beda.

Akan tetapi, ceritanya akan berbeda bila mengalami gangguan tidur. Contohnya, mulai tidur pukul 22.00 namun baru bisa tepar pukul 24.00. Hal itu sangat mengganggu, apalagi bila besoknya ada kegiatan pag-pagi.

Jangan khawatir, bisa menggunakan teknik tidur tentara Amerika Serikat (AS). Teknik tidur para tentara tersebut ditulis dalam buku berjudul Relax and Win: Championship Performance.

Percobaan ini sudah dibuktikan oleh sekolah pra penerbangan angkatan laut Amerika Serikat. Hasilnya dalam 6 minggu latihan, 96 persen siswa mampu tertidur kurang dari dua menit. Khususnya setelah minum kopi dan dikelilingi suara tembakan senapan.

1. Wajah merupakan kunci awal memulai teknik tidur cepat

Ketika sudah berada keadaan menjelang tidur, sikap wajah merupakan segalanya. Anggap aja wajah merupakan pusat emosi. Pejamkan mata perlahan dan bernapas dengan tarikan panjang serta perlahan.

Lalu renggangkan otot wajah tanpa mengerutkan dahi dan menyipitkan mata. Pastikan dahi dalam kondisi tenang. Lalu ambil napas sambil merasakan pipi, mulut, rahang dan lidah rileks.

Jika ingin memastikan dalam kondisi rileks, caranya adalah biarkan wajah jatuh ke dalam soket. Terdapat 6 otot yang mengontrol soket untuk merasakan rileks. Ketika wajah rileks dan soket mata dibiarkan lemas, maka sudah memberi kode tubuh untuk istirahat.

2. Biarkan bahu, tangan dan lengan lemas saat berbaring

Cobalah letakkan bahu serendah mungkin seakan mengambang. Rasakan juga leher seperti tak bernyawa. Initnya biarkan otot-otot di sana seakan tak ada otot yang menempel. Lalu tarik napas dalam dan embuskan perlahan, hilangkan semua ketegangan.

Berikutnya adalah tangan, mulailah dari tangan yang paling dominan. Seandainya bukan kidal, sebaiknya fokus pada bisep kanan. Buat bisep kanan rileks, seakan terlepas dari tubuh. Jika belum terasa, tegangkan dahulu, baru longgarkan.

Kemudian pindahkan ke lengan bawah kanan. Konsentrasi agar lengan bawah lemas. Jika sudah, akhiri ke tangan dan jari-jari. Sama dengan yang sebelumnya, lemaskan tangan dan jari-jari seakan terlepas dari badan. Jika sudah selesai dengan sisi kanan, lalu ulangi lagi urutan yang sama pada sisi kiri. Begitu juga sebaliknya.

3. Buat wilayah kaki lemas ketika berbaring

Ketika sudah mengamankan wajah dan tubuh bagian atas, selanjutnya adalah tubuh bagain bawah. Mulailah dengan otot paha kanan, buatlah dia seolah terlepas dari badan. Lakukan juga hal yang sama pada otot betis kanan.

Buatlah otot betis kanan seolah terlepas dari badan juga. Setelah otot paha dan betis, yang terakhir bagian telapak dan pergelangan kaki. Buat otot-otot tersebut merasa lemas.

Sesudah kaki bagian kanan, lakukan hal yang sama pada kaki kiri. Mulailah dari otot paha, otot betis dan pergelangan serta telapak kaki.

4. Terakhir, jangan pikirkan apapun

Ketika semua badan sudah rileks, berikutnya adalah masalah sugesti. Agar teknik ini berhasil, harus menjernihkan pikiran  selama 10 detik. Jangan pikir mau bangun jam berapa. Bahkan jangan melakukan aktivitas fisik sekalipun. Ketika bergerak maka secara tak langsung otot berkontraksi.

Maka dari itu harus memastikan pikiran tetap tenang. Bayangkan saja sedang tiduran di sofa ternyaman, di ruangan gelap. Bayangkan hal itu selama 10 detik.

Seandainya masih belum terlihat hasilnya, kirim pesan ke dirimu sendiri dan katakan "jangan mikir...jangan mikir...jangan mikir" Lakukan terus selama 10 detik.

Begitulah teknik tentara Amerika Serikat kalau mau tepar. Bisa melatih teknik ini di rumah dan mempraktikkan di situasi yang berbeda dari rumah. Misal ketika perjalanan jauh, berada dalam kerumunan massa atau keadaan terdesak.

Sumber: IDN Times, Amazon, dan Thisisinsider