Sabtu, 15 September 2018 04:00 WITA

Hanya 7 Bayi Mata Satu Lahir di Seluruh Dunia, Apa Penyebabnya?

Editor: Nur Hidayat Said
Hanya 7 Bayi Mata Satu Lahir di Seluruh Dunia, Apa Penyebabnya?
Foto: europics/siaati.com.

RAKYATKU.COM - Bayi bermata satu yang lahir di RSUD Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (13/9/2018), mengejutkan banyak pihak. Itu karena kasus serupa memang tergolong langka.

Tercatat baru ada tujuh kasus di dunia, penyebabnya pun masih misterius. Khusus di Mandailing Natal, 
bayi yang berjenis kelamin perempuan ini, menurut Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal, Syarifuddin, hanya memiliki satu mata dan mulut saja. Hidungnya tidak ada.

Syarifuddin menyampaikan, sebelum kejadian ini, kasus yang sama terakhir pernah terjadi di Mesir pada 6 Oktober 2015. Penyebab kejadian di Mandailing Natal masih belum diketahui secara pasti, hanya saja menurut dokter bisa saja karena virus rubella, atau karena obat-obatan atau juga akibat Mercury. 

"Jika dikaitkan dengan pekerjaan ayah sang bayi sebagai penambang, bisa jadi. Kita masih kesulitan mendapat informasi karena keluarganya masih tertutup," kata Syarifuddin.

Adapun terkait kasus kelahiran bayi bermata satu di Mesir pada 2015 lalu, laman Daily Mail melaporkan kalangan medis meyakini bayi itu menderita cyclopia, berupa kondisi kelainan medis merujuk pada gambaran makhluk raksasa mitologi Yunani bermata satu.

Pemicunya diyakini akibat paparan radiasi di rahim sang ibu. Pendapat medis lain mengemukakan kondisi langka ini terjadi akibat konsumsi obat-obatan oleh sang ibu.

Kondisi mata satu dan hidung yang hilang, adalah hasil dari rongga mata anak yang tidak terbentuk dengan benar di dalam rahim. 

Mayoritas bayi yang dilahirkan dengan kondisi ini tidak dapat bertahan hidup lama karena fungsi jantungnya tidak normal.

Dr Ahmed Badruddin, yang menangani kasus kelahiran bayi bermata satu di Mesir, mengemukakan kasus semacam ini hanya terjadi empat dari 1.000 kelahiran. Kasus semacam ini lebih banyak ditemukan terjadi pada hewan, bukan manusia.

Sumber: Okezone.com